Gunung Awu Status Siaga, Masyarakat dan Wisatawan Diminta Jauhi Radius Bahaya

KORANMETRO.COM- Gunung Awu yang berlokasi di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, masih berstatus level III atau siaga.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menetapkan perubahan status Gunung Awu setelah terjadi peningkatan aktivitas kegempaan.

Bacaan Lainnya

Badan Geologi mencatat, pada Selasa (23/6/2026), telah terjadi 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 7-15 mm, selama 11-15 detik. Empat kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 7-48 mm, S-P 21 detik dan lama gempa 90-250 detik.

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca berawan, angin lemah ke arah utara.

Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, mengungkapkan peningkatan aktivitas kegempaan ini perlu diwaspadai, mengingat Gunung Awu telah mengalami beberapa kali peningkatan kegempaan sejak tahun 2024 dan karakter erupsi yang dapat berlangsung dengan cepat.

“Potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi magmatik maupun erupsi freatik. Potensi pembongkaran kubah lava juga dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan,” ujar Lana, dalam keterangan resminya.

Masyarakat, pengunjung dan wisatawan agar tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 4 kilometer (Km) dari kawah puncak Gunung Awu.

Masyarakat di sekitar Gunung Awu diharap tetap tenang, tidak terpancing isu-isu mengenai aktivitas Gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan