Tsunami Terdeteksi di Tahuna Hingga Bitung Sulut

Kondisi Pelabuhan Peta.

KORANMETRO.COM- Tsunami telah terdeteksi di sejumlah wilayah di Sulawesi Utara pasca gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Sulawesi, pada Senin (7/6/2026) pagi.

Tsunami terdeteksi di wilayah-wilayah yang terdekat dengan titik gempa.

Bacaan Lainnya

Pasca gempa telah terjadi tsunami dengan ketinggian berkisar antara 0,18-0,75 meter.

Data BPBD mencatat gelombang tsunami terdeteksi di Bitung 0.29m, Loloda-halmahera barat 0.09m, Melonguane-Kepuluan Talaud 0.32m, Paleleh 0.45m, Tahuna 0.30m, Talengan-Sulut 0.75m, Tanjung Sidupa 0.32m, Ternate 0.14m, Ulu Siau-Sitaro 0.18m.

Data BMKG mencatat gelombang tsunami terdeteksi di Bitung 0.29m, Loloda-halmahera barat 0.09m, Melonguane-Kepuluan Talaud 0.32m, Paleleh 0.45m, Tahuna 0.30m, Talengan-Sulut 0.75m, Tanjung Sidupa 0.32m, Ternate 0.14m, Ulu Siau-Sitaro 0.18m.

“Tsunami telah terdeteksi berdasarkan pengamatan muka air laut,” bunyi pernyataan resmi BMKG.

Sementara itu Kepala BPBD Sulut, Adolof Tamengkel, menjelaskan pihaknya juga telah menerima laporan tsunami di beberapa wilayah.

“Di Bitung terdeteksi namun sangat kecil, Melonguane, Tahuna, Ulu Siau juga demikian. Sementara di Manado belum terdampak sama sekali. Ini berdasarkan data dari BMKG,” ujar Adolof.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan