Awas Risiko Heat Stroke Hingga ISPA Saat Puncak Musim Kemarau

KORANMETROM.COM- Sebagian besar wilayah Sulawesi Utara (Sulut) sudah memasuki puncak musim kemarau.

Dampak puncak musim kemarau tahun ini diprediksi lebih kuat karena adanya fenomena El Nino. Pengaruhnya ke berbagai sektor, salah satunya kesehatan.

Bacaan Lainnya

Sepanjang periode puncak musim kemarau bulan Agustus-September 2026, berbagai risiko kesehatan mengintai. Kondisi ini dipicu suhu panas ekstrem yang bisa mencapai 36 derajat saat siang hari.

Kepala Dinas Kesehatan Sulut dr Lidya Tulus MARS, melalui Sekretaris Dinkesda, Fernando Mongkau SKep Ns MKes, mengungkapkan cuaca panas dapat memicu heat stroke dan penurunan kualitas udara yang memicu penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

“Ketika suhu udara terlalu tinggi sementara tubuh kita tidak mampu menyesuaikan maka bisa terjadi heat stroke yang mengakibatkan gagal napas, gagal jantung bahkan gagal ginjal,” ujar Fernando, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, memasuki puncak musim kemarau, keluhan penyakit ISPA mulai meningkat di sejumlah daerah. “Informasi dari beberapa wilayah, ISPA meningkat. Terkini, dari Bolaang Mongondow Utara,” jelas Fernando.

Dinkesda mengimbau masyarakat untuk mengurangi beraktivitas di siang hari karena suhu udara maksimum bisa mencapai 36 derajat celcius.

“Kurangi beraktivitas di luar ruangan pada siang hari, dan perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi,” kata Fernando.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan