oleh

Perjadin DPRD Minut Disorot

Piet Luntungan.

 

 

METRO, Airmadidi – Hanya dalam tiga bulan saja perjalanan dinas (Perjadin) anggota DPRD Minahasa Utara akan menguras uang rakyat sebesar Rp 2,7 miliar menjadi sorotan masyarakat. Hal ini mengundang perhatian dan sorotan masyarakat Minut.

Salah satu tokoh masyarakat yang merupakan mantan anggota DPRD Minut Piet Luntungan pun angkat bicara soal hal ini.

“Anggaran perjalanan dinas DPRD Minut untuk 3 bulan saja jumlahnya R
2,7miliar, kalau untuk satu tahun berarti sekitar 10 miliar lebih. Itu
pemboroasan.  Bila benar maka saya sangat prihatin akan keberpihakan
anggota dprd minut bagi kesejahteraan dan pembangunan Minut ke
depan.Jadi anggota DPRD Minut dipilih rakyat hanya untuk ‘jalan-jalan’
yang tidak ada hasil konkrit untuk rakyat!? Jadi kapan anda-anda
(anggota dewan, red) melaksanakan tugas pokok dan fungsi DPRD untuk
pengawasan, legislasi dan anggaran,” tukas Luntungan.

Menurutnya pengalaman dirinya 5 tahun sebagai legislator, dana
perjalanan anggota DPRD begitu besar adalah hasil konspirasi untuk
meloloskan APBD. “Saya sendiri tidak pernah menggunakan dana tersebut
dan kalu perjalanan dinas saya menggunakan dana sendiri. Hasil
pemeriksaan BPKP setiap tahun pemerintah harus mengganti uang saya,” ujar Luntungan.

Lanjutnya  Presiden Jokowi sudah menginstruksikan untuk pengurangan
anggaran perjalan dinas. “Masa di minut perjalanan dinas so dengan
miliaran. Masa anggota dewan malah kase contoh. Kapan Minut mau maju.
Anggota DPRD torang pilih kong kurang mo se abis uang rakyat.
Perjalanan dinas satu bulan dua kali hasilnya untuk masyarakat apa?
Hasil musrenbang di desa juga minim atau juga tidak muncul di APBD.
Ini Masyarakat pe doi yang dipergunakan dan bagimana membuat Minut maju. Kalau satu tahun perjalanan dinas sekitar 10 miliar lebih, kalau buat infrastruktur berarti sudah berapa kilometer panjang jalan yang
dibuat aspal. Saya imbau anggota dewan sadar diri, mereka dipilih
rayat for mo bangun ni minut, bukan pake doi for kasana-kamari,” tukas
Luntungan.(RAR)