oleh

Komite Madrasah Min 1 Minahasa Lakukan Pergantian Pengurus

banner 1050236

METRO, Manado- Senin (14/12/2020) bertempat di MIN 1 Minahasa dilaksanakan pertemuan dan musyawarah untuk pergantian pengurus Komite Madrasah. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pengurus Komite Madrasah periode sebelumnya, perwakilan wali peserta didik, kepala MIN 1 Minahasa, dan perwakilan guru MIN 1 Minahasa.

Sebelum musyawarah mufakat penentuan Pengurus Komite Madrasah yang baru terlebih dahulu dilaksanakan evaluasi kegiatan pengurus Komite Madrasah yang lama. Kepala Madrasah (Kamad) MIN 1 Minahasa, Marwiyah, M.Pd menyampaikan pengurus komite sebelumnya yang dipimpin oleh Ruqayah Buchari sudah berakhir dan perlu dilakukan pergantian untuk melaksanakan fungsi-fungsi Komite Madrasah.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan sosialisasi Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia, Nomor 16 Tahun 2020 tentang Komite Madrasah yang disampaikan langsung Kepala Madrasah (Kamad) MIN 1 Minahasa.
Adapun pengurus komite yang baru terpilih berdasarkan musyawarah mufakat untuk kepemimpinan periode tahun 2020 s.d. 2023 yaitu Hadirman (ketua), Nanci H. Dingo (wakil ketua), Farida Rahman (sekretaris), Wulandari (wakil sekretaris), Dian Nur Hanggraeni (bendahara), Aisa Laiko (wakil bendahara), dan anggota antara lain: (Siti Fatimah Limo, Farlina Katim, Febrianti P). Selain itu, dibentuk juga dewan pengawas Komite Madrasah yang dikoordinatori, Ibu Ruqaya Buchari.

Kepala Madrasah MIN 1 Minahasa berharap “setelah terbentuknya pengurus dapat terjalin hubungan baik dengan orang tua/wali peserta didik dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan pendidikan di madrasah dalam menciptakan siswa yang berprestasi, berdisiplin, berkarakter, dan bertakwa. Visi MIN 1 Minahasa akan cepat terwujud jika tidak didukung pihak orang tua/wali siswa, masyarakat, pemerintah, dan semua pihak, “terangnya (14/12/2020).

Pada kesempatan lain, Hadirman menuturkan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 16 Tahun 2020, Komite Madrasah antara lain berfungsi: memberikan pertimbangan (dalam penyusunan kebijakan, rencana kerja, anggaran, dan pengembangan madrasah); memberikan dukungan finansial, pemikiran, atau tenaga; memikirkan pengembangan madrasah; melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan di madrasah; dan menerima/menindaklanjuti keluhan, saran, kritik, dan aspirasi dari peserta didik, orang tua/wali, dan masyarakat untuk kemajuan madrasah.(lky)

Komentar