SEPANG- Genderang perang balap motor kasta tertinggi di Asia segera ditabuh. Astra Honda Racing Team (AHRT) menyatakan kesiapannya untuk kembali mendominasi seri perdana Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang akan berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 10-12 April 2026.
Menurunkan lima pebalap andalan, AHRT mengusung misi besar untuk mempertahankan tradisi juara dan memperluas supremasi mereka di tiga kelas utama: Asia Production 250 (AP250), Supersport 600 (SS600), serta kelas paling bergengsi, Asia Superbike (ASB) 1000.
Sorotan utama pada musim ini tertuju pada M. Adenanta Putra. Pebalap berbakat asal Magetan, Jawa Timur, ini resmi mencetak sejarah baru dalam kariernya dengan naik kelas ke kategori ASB1000.
Setelah matang di kelas AP250 (2022) dan konsisten menghuni posisi tiga besar di kelas SS600 selama periode 2023-2025, Adenanta kini menjadi ujung tombak tunggal Astra Honda di kelas motor berkapasitas 1.000cc tersebut.
Menunggangi Honda CBR1000RR-R, Adenanta mengaku antusias menghadapi tantangan baru ini.
“Fokus utama saya adalah memahami karakter motor dan beradaptasi secepat mungkin. Meski berstatus debutan di kelas ini, saya menargetkan untuk mampu bersaing di barisan depan, terutama dengan para top rider yang sudah berpengalaman di ASB1000,” tegas Adenanta.
Di kelas SS600, AHRT menurunkan dream team yang diisi oleh dua jawara ARRC kelas AP250 lintas generasi, yakni Herjun Atna Firdaus (Juara 2024) dan Fadillah Arbi Aditama (Juara 2025).
Keduanya akan memacu Honda CBR600RR untuk menghadapi kepungan pebalap tangguh dari berbagai negara Asia.
Bagi Arbi, pengalaman berlaga di kancah FIM Junior GP serta jam terbang tinggi di ajang domestik seperti Mandalika Racing Series menjadi modal berharga.
“Saya sudah menjalani sesi latihan intensif sejak Januari lalu dengan hasil yang sangat optimal. Saya tidak sabar memberikan hasil terbaik bagi tim dan masyarakat Indonesia,” ujar Arbi optimistis.
Kelas AP250 tetap menjadi basis kekuatan AHRT. Sang veteran berpengalaman, Rheza Danica Ahrens, akan menjadi mentor sekaligus rekan setim bagi pebalap muda potensial, Muhammad Badly Ayatullah. Badly, yang juga berkompetisi di Idemitsu Moto4 Asia Cup, bertekad langsung tancap gas di musim perdananya di kancah ARRC.
“Ini adalah debut saya di ARRC AP250. Persiapan fisik dan teknis sudah maksimal. Target saya tidak main-main, saya ingin langsung meraih podium di seri pertama ini,” kata Badly.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, menegaskan bahwa partisipasi AHRT di ajang ARRC 2026 adalah bukti komitmen perusahaan dalam membina talenta lokal menuju kancah internasional.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung pembuktian potensi anak bangsa. Baik pebalap maupun kru teknis dalam meracik performa motor, semuanya bekerja keras untuk membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi yang terbaik di Asia,” ungkap Andy.
Seri pembuka di Sepang ini akan dimulai dengan sesi kualifikasi dan Official Test, disusul dengan dua balapan utama pada Sabtu dan Minggu (11-12/4/2026).(brs)






