METRO, Bitung- Seleksi calon direksi dan pengawas BUMD milik Pemkot Bitung masih berlangsung. Uji kelayakan dan kepatutan sebagai salah satu tahapan penting belum dilaksanakan. Meski begitu, khusus jabatan Direktur PDAM Duasudara sudah ketahuan.
Michael Jacobus selaku Sekretaris Panitia Seleksi tak menampik hal tersebut. Ia langsung menyebut nama Raymond Luntungan ketika dikonfirmasi Senin (17/05) kemarin.
“Iya, peluang Pak Raymond sangat-sangat besar,” ucapnya.
Raymond sendiri berstatus calon petahana dalam seleksi ini. Ia sudah memimpin PDAM Duasudara sejak 2016 lalu. Bahkan jika ditarik lebih jauh ke belakang, jabatan direksi sudah dipegangnya sejak belasan tahun silam. Pasalnya sebelum jadi orang nomor satu di perusahaan itu, ia pernah menjabat sebagai direktur teknik.
Kembali ke peluang Raymond, Michael menyampaikan begitu bukan tanpa dasar. Kans mantan Ketua KNPI Bitung itu terbuka lebar karena satu hal, yakni dirinya calon tunggal dalam tahapan seleksi yang sementara bergulir.
“Cuma satu, cuma Pak Raymond yang melamar sebagai calon direksi. Yang lain di (PD) Bangun Bitung dan di (PD) Pasar. Yang lain lagi melamar sebagai pengawas,” ungkapnya.
Michael pun memberi penegasan soal ini. Dikatakannya, Raymond jadi calon tunggal bukan karena disengaja. Panitia sejak jauh hari sudah memberitahu perihal seleksi beserta lowongan yang dibuka. Karena itu, jika mayoritas pelamar lebih memilih di PD Bangun Bitung dan PD Pasar, itu adalah keputusan mereka.
“Itu kemauan mereka. Kami tidak mengarahkan mendaftar di A, di B atau di C. Jadi kalau Pak Raymond calon tunggal itu bukan disetting. Bisa jadi ada yang takut bersaing karena melihat latar belakang Pak Raymond,” katanya.
Dalam kesempatan ini Michael turut membeber perkembangan tahapan seleksi. Ia menyebut panitia tengah menunggu hasil psikotes para pelamar. Kalau hasil itu sudah ada, ia memastikan tahapan lanjutan segera dilaksanakan.
“Informasinya minggu ini sudah turun. Tinggal menunggu itu dan kita lanjutkan dengan uji kelayakan dan kepatutan. Perkiraan saya tanggal 1 bulan depan tiga perumda kita sudah punya direksi dan pengawas baru,” tutur pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.
Sementara itu, Hezky Goni menyatakan kesiapan untuk terus bersaing dalam tahapan seleksi. Salah satu pelamar di formasi direksi PD Pasar ini mengaku sudah bersiap sejak awal. Akan tetapi, ia mengakui persaingan yang dihadapi sangat ketat.
“Semua yang mendaftar punya kapasitas dan kemampuan. Jadi siapa pun yang terpilih saya kira itu yang terbaik. Makanya saya terus belajar dan mempersiapkan diri supaya mampu bersaing. Apalagi nanti menghadapi uji kelayakan dan kepatutan, itu pasti sangat ketat,” papar pria yang berlatar belakang jurnalis ini.(69)






