METRO, Manado- Ketua Komisi III DPRD Sulut Berty Kapojos memperjuangkan aspirasi warga soal uang duduk saat menghadiri reses.
Aspirasi itu disampaikan langsung Kapojos kepada Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, saat rapat paripurna di Kantor DPRD Sulut, Selasa (04/01).
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, aspirasi uang duduk ini disampaikan warga saat dirinya turun ke lapangan melaksanakan reses belum lama ini.
“Warga meminta saat mereka hadir reses bisa mendapatkan uang duduk. Karena kita sudah melaksanakan pada sosialiasi perda dan mereka (warga) mendapatkan uang duduk,” kata Berty.
Keluhan yang disampaikan Berty, mendapat respons positif dari Wagub Steven Kandouw.
“Pak Berty menyampaikam tadi (uang duduk reses untuk masyarakat hadiri reses) saya setuju. Ini perlu dipertimbangkan, Pak Sekprov ini tolong dikaji lebih mendalam konsiderans-konsideransnya yang tidak melanggar hukum tentang uang duduk ini,” ucap Steven saat menyampaikan sambutan dalam rapat paripurna.
“Menurut hemat saya ini perlu, karena masyarakat sekarang lebih kritis. Masa sosialisasi perda ada uang duduk sementara reses tidak ada dana duduk,” tambah Steven.
Dikatakanya, hal ini harus diseriusi bersama.
“Ini kan kalau dikomparasi seperti ini lama-lama tidak ada lagi yang mau hadir reses anggota dewan,” sebutnya.
Steven menuturkan, apa yang menjadi keluhan ini harus sama-sama dipikirkan.
“Supaya teman-teman anggota dewan tidak ada kendala soal ini. Kalau cuma makan di rumah juga ada makan,” ujarnya.
Soal hasil reses anggota dewan, Wagub Steven menitipkan langsung kepada Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulut Gammy Kawatu.
“Hari ini hadir Pelaksana Sekprov Pak Gammy Kawatu. Ini jadi tugas Pak Sekprov untuk mengelaborasi lebih lanjut semua hasil reses yang masuk ke kita,” ucapnya.
“Yang pasti pointers-pointers mana yang di-underline dan mana yang jadi kewenangan kita, pasti kita akan jalan kan,” tandas Steven. (37)






