Pemkab Boltim Seriusi Ancaman Stunting

Pemda Boltim seriusi penanggulangan stunting.

METRO, Boltim- Penanganan Stunting atau gangguan tumbuh kembang kepada anak akibat kekurangan gizi terus diseriusi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Hal ini ditindak-lanjuti dengan Konvergensi dalam rangka penanggulangan Stunting yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Boltim di Hotel Quality, Kamis 10/03) hingga Sabtu (12/03) akhir pekan lalu.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Boltim Dr. Ir. Sonny Warokka,Phd didampingi Asisten II M.R. Alung,SE. Sementara itu, sambutan Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto,S.Sos,MSi yang dibacakan Sekda mengatakan, bahwa kegiatan aksi konvergensi ini bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting di Boltim khususnya. Sedikitnya 26 Desa ditetapkan sebagai Lokasi Fokus (Lokus) utama penanggulangan Stunting. “ Karena itu harapan kedepan, Pemerintah Daerah lewat Dinas Kesehatan akan lebih maksimal dalam penanganan Stunting,” ujar Sonny.

Bacaan Lainnya

Lanjut, Sekretaris Dinkes Kabupaten Boltim Helmi Lasama mengatakan, konvergensi ini untuk mengetahui sebaran 64 cakupan layanan berdasarkan Peraturan Presiden RI, Nomor 72 Tahun 2021.” Berdasarkan hasil analisis data ada 26 desa yang ditetapkan sebagai lokasi fokus (Lokus), “ katanya. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Tenaga Ahli Dirjen Bina Bangda Kemendagri Regional 5, Sam Patoro Larobu, SH, MH.(40)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan