Inflasi Tahunan Kota Manado Capai 4,65 Persen, BPS: Harga Komoditas Naik

METRO, Manado- Perkembangan harga beberapa komoditas di Kota Manado pada bulan Oktober 2022 menunjukan kenaikan. Kondisi ini mengakibatkan tingkat inflasi tahunan (year on year) mencapai angka 4,65 persen.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, tarif angkutan udara menjadi komoditas yang menyumbang andil inflasi terbesar secara year on year pada bulan Oktober 2022. Komoditas lain yang ikut menyumbang andil inflasi yakni bensin, angkutan dalam kota, minyak goreng, dan air kemasan.

“Inflasi year on year sebesar 4,65 persen ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan inflasi pada bulan September tahun lalu yang mencapai 5,24 persen,” ujar Kepala BPS Sulut, Asim Saputra, saat menyampaikan data indeks harga konsumen Kota Manado via youtube, Senin (01/11) siang.

Dijelaskan Asim, komoditas yang mendorong terjadinya inflasi yaitu bensin, angkutan laut, pasir, angkutan udara, harga mobil, kerikil, ayam hidup, apel, batako, dan angkutan antar kota.

“Kenaikan harga bensin dan penyesuaian tarif tiket angkutan laut pada bulan September ikut memicu inflasi,” kata Asim, sembari menambahkan bahwa cabe rawit, tomat, ikan cakalang dan deho menjadi komoditas penahan inflasi (baca: deflasi, red).

Asim juga mengungkapkan bahwa secara bulanan, pada Oktober 2022 Kota Manado mengalami deflasi sebesar 0,12 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi terbesar antara lain cabai rawit, ikan cakalang, ikan deho, tomat, ikan malalugis, daging ayam ras, emas, cabai merah, parfum, dan semangka.

“Bulan September kita mengalami inflasi cukup tinggi. Oktober justru deflasi karena harga beberapa komoditas terjaga dengan baik. Terutama harga-harga bahan pokok,” tukas Asim.(71)