Sama Fungsi, Simak Perbedaan Oli Mesin dan Gardan pada Motor Matik Honda

Otomotif85 views

OLI mesin dan oli transmisi atau oli gardan pada motor matik memiliki fungsi yang sama, sebagai pelumas dan pelindung komponen metal yang bergesekan.

Bedanya, kedua oli tersebut bekerja pada lokasi berbeda. Oli mesin bekerja sebagai pelumas untuk komponen mesin, sedangkan oli transmisi bekerja sebagai pelumas pada komponen gigi transmisi atau final reduction gear di sistem transmisi  otomatis.

Dilansir dari laman astra-honda.com, berikut perbedaan oli mesin dan oli gardan:

1. Oli Mesin

Ada 2 jenis oli mesin yang dibedakan pada sertifikasi JASO (Japanese Automotive Standards Organization) yaitu JASO MA dan JASO MB.

JASO MA digunakan pada sepeda motor kopling basah (komponen kopling yang terendam oli mesin) seperti pada motor sport dan cub. Sementara  JASO MB untuk sepeda motor kopling kering (komponen kopling tidak terendam oli mesin) seperti pada motor matic.

Selain itu, oli mesin juga memiliki standar kekentalan yang dituliskan dengan kode standar SAE (Society of Automotive Engineer) yang jadi standard indeks kekentalan oli secara global.

Kemudian, oli mesin juga memiliki standar API (American Petroleum Institute), sebuah institusi yang mengatur penetapan kualitas tingkat kemampuan oli untuk menjaga performa mesin sehingga spesifikasi oli yang dipilih sesuai dengan jenis sepeda motor.

Sebagai contoh pada  oli motor matik MPX 2 yang memiliki spesifikasi SAE:10W-30, API-SL, JASO:MB.

Untuk interval penggantian oli, biasanya dilakukan setiap 1.500 – 2.000 km.

2. Oli Transmisi atau Gardan

Oli transmisi hanya digunakan pada sepeda motor matic. Pada produk Honda Genuine Part terdapat 2 jenis oli transmisi yaitu base oil dan synthetic.

Oli sintetik menggunakan base oil synthetic dengan tambahan aditif teknologi terbaru untuk Honda, membuat pelumas mempunyai stabilitas oksidasi yang baik, minim penguapan, dan mampu mendukung performa gir tetap maksimal pada suhu dingin atau pun panas. Oli transmisi berfungsi sebagai pelumas untuk meredam panas dan melindungi komponen dari aus akibat gesekan.

Technical Service Dept Head PT DAW, Ridwan Suwandie, mengatakan penting untuk dipahami spesifikasi oli mesin dan transmisi untuk digunakan pada setiap tipe dan tahun pembuatan sepeda motor.

“Selain itu, kenali juga keaslian produk oli yang dibeli mengingat banyaknya oli paslu yang beredar di pasaran,” ujar Ridwan.

Menurutnya, penggantian oli sebaiknya dilakukan di bengkel AHASS menjamin keaslian oli yang akan digunakan. Perhatikan pula jadwal penggantian oli sesuai buku panduan pemilik sepeda motor.

“Tak kalah penting, lakukanlah pemeriksaan dan perawatan berkala sepeda motor secara rutin di AHASS terdekat. Manfaatkan layanan kunjung AHASS atau booking servis untuk layanan bebas antri,” katanya.(71)

Komentar