Penduduk Miskin Sulawesi Utara Turun Jadi 172 Ribu Orang

KORANMETRO.COM- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Sulawesi Utara (Sulut) pada September 2025 sebanyak 172,13 ribu orang.

Apabila dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin di Maret 2025, mengalami turun 0,09 persen poin.

Bacaan Lainnya

Angka kemiskinan di Sulut cenderung fluktuatif dipengaruhi oleh berbagai fenomena yang terjadi, antara lain kenaikan harga barang kebutuhan pokok.

“Kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhannya secara ekonomi,” ungkap Agus Sudibyo, Kepala BPS Sulut.

Sudibyo menjelaskan, pada September 2025 angka kemiskinan Sulut dipengaruhi oleh beragam fenomena sosial ekonomi, diantaranya, program MBG, tingkat pengangguran, peningkatan PDRB ADHK triwulan III-2025, hingga konsumsi rumah tangga.

“Program nasional MBG sudah dilaksanakan secara masif.
SPPG yang beroperasi pada Triwulan III 2025 meningkat menjadi 56 SPPG dari 7 SPPG, pada triwulan I 2025,” ungkap Sudibyo.

Turunnya tingkat pengangguran di daerah perdesaan, kata Sudibyo, juga mempengaruhi angka kemiskinan.

“Tingkat pengangguran pada Agustus 2025 mengalami penurunan
dibandingkan Februari 2025,” ungkap Sudibyo.

Kata dia, peningkatan produk domestik regional bruto (PDRB) Sulawesi Utara pada triwulan III-2025 naik menjadi Rp28.498,61 miliar, dibandingkan dengan triwulan I-2025 yang sebesar Rp26.679,52 miliar.

Menurut Sudibyo, konsumsi rumah tangga triwulan III-2025 lebih tinggi dibanding triwulan I-2025, dipicu
momen pengucapan syukur yang berlangsung di sebagian besar kabupaten/kota di Provinsi
Sulawesi Utara. “Hal ini mendorong belanja masyarakat meningkat, seiring dengan konsumsinya,” katanya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan