KORANMETRO.COM- Tim Basarnas Sulawesi Utara mengevakuasi 12 orang awak kapal tanker MT Poka Jo, dari perairan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Rabu (29/7/2026).
Kapal MT Poka Jo dilaporkan mengalami gangguan sehingga kapal berada dalam kondisi miring di perairan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Kondisi ini lalu dilaporkan pihak agen kapal ke Tim Basarnas Sulut pada pukul 09.29 Wita.
Kapal tanker yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ini yang mengalami mati mesin dan berada dalam posisi miring di perairan sekitar 10 mil dari Tahuna.
Basarnas Sulut mengerahkan unsur Pos SAR Tahuna untuk melakukan koordinasi dengan KSOP Tahuna sekaligus melaksanakan tindak awal operasi SAR. Tim Rescue Pos SAR Tahuna bersama unsur Potensi SAR kemudian bergerak menuju lokasi kejadian menggunakan KM Santa Veronika.
Di saat yang bersamaan, KM Keiyo 02 juga bergerak dari Pelabuhan Siau menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR.
“Berdasarkan perkembangan terakhir, MT Poka Jo beserta seluruh awak kapal telah berhasil dievakuasi dan akan ditarik menuju Pelabuhan Siau. Seluruh 12 ABK dilaporkan selamat,” ujar George Mercy Randang, Kepala Basarnas Sulut.
Menurutnya, Basarnas Sulut terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur terkait guna memastikan proses evakuasi kapal berlangsung aman hingga tiba di pelabuhan tujuan.
“Kami juga mengimbau seluruh operator kapal dan pelaku pelayaran agar selalu memperhatikan kondisi kapal, cuaca, serta segera melaporkan setiap kondisi darurat kepada Basarnas agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” katanya.
Operasi penanganan melibatkan personel dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Pos SAR Tahuna, KSOP Tahuna, KSOP Bitung, Distrik Navigasi Bitung, Lanal Tahuna, serta kru KM Santa Veronika dengan dukungan sarana berupa kendaraan rescue, kapal, peralatan komunikasi, navigasi, medis, dan perlengkapan pendukung lainnya.(ian)





