Enam Kebakaran Dalam Sehari di Manado, Rumah dan Lahan Kosong Dilalap Jago Merah

KORANMETRO.COM- Bencana kebakaran makin sering terjadi di Kota Manado, akibat cuaca panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, kebakaran nyaris terjadi setiap hari, bahkan pada Selasa (15/9/2026) kemarin, jago merah ‘beraksi’ di 6 lokasi.

Bacaan Lainnya

Dari enam titik tersebut, satu kejadian kebakaran rumah, sementara lima lainnya merupakan kebakaran lahan dan alang-alang.

Kebakaran lahan dilaporkan terjadi di Pineleng, Pandu, Ranotana Weru, Kima Atas, serta Kelurahan Malalayang Satu.

Adapun kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Ranomuut Kecamatan Paal Dua. Api membakar bagian atap rumah milik keluarga Kasengkang Pontoh. Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian melakukan penanganan sehingga api tidak merambat ke bagian rumah lainnya.

Untuk kebakaran lahan, luasan yang terdampak bervariasi. Kebakaran di Desa Sea diperkirakan mencapai sekitar lima hektare, sedangkan di Kelurahan Malalayang Satu sekitar dua hektare.

Sejumlah titik lainnya berada di lahan kosong dan kawasan yang ditumbuhi alang-alang atau vegetasi kering.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di kawasan yang mudah terbakar. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” katanya.

Ia menegaskan, penyebab kebakaran di sejumlah lokasi masih dalam proses penyelidikan.

Khusus lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas pembakaran alang-alang, kata Irham, pihaknya akan melakukan pendalaman untuk memastikan sumber awal api dan kemungkinan adanya unsur kelalaian maupun kesengajaan.

“Kami akan melakukan pendalaman terhadap setiap kejadian untuk mengetahui sumber dan penyebab kebakaran,” jelasnya.(tbn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan