KORANMETRO.COM- Tingkat kunjungan turis asing ke Sulawesi Utara (Sulut) sepanjang tahun 2025 mengalami kenaikan 19 persen dibandingkan periode yang sama di 2024.
Data Bandara Sam Ratulangi (Samrat) Manado mencatat, sejak awal tahun hingga akhir Desember 2025, jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang masuk ke Sulut mencapai 268.063 orang. Sedangkan pada tahun 2024, jumlah penumpang internasional secara keseluruhan mencapai 226.001.
Dari 268.063 orang Wisman yang masuk di 2025, 25 persennya merupakan warga Cina, menjadikannya yang tertinggi dari semua negara. Selain itu, wisatawan dari Korea Selatan juga menunjukkan lonjakan yang sangat signifikan.
Sejak jalur penerbangan langsung dari Incheon ke Manado resmi dibuka, pada Oktober 2025, rata-rata penumpang asal Korea, yang masuk ke Bandara Samrat mencapai 60 sampai 100 orang per harinya.
“Kalau dari data tahun 2024 hanya 281 orang, sedangkan tahun 2025 mencapai hingga 4.830 orang,” ungkap Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara Samrat.
Adapun pergerakan pesawat mengalami tumbuh sebesar 48 persen; dari 1.714 pesawat internasional di tahun 2024, menjadi 2.539 pesawat di 2025.
Kata Radityo, pembukaan rute langsung internasional telah memperluas aksesibilitas ke Manado, mendorong pariwisata dan sektor ekonomi lokal.
Ia mengatakan, Bandara Sam Ratulangi terus meningkatkan kualitas layanan dan konektivitas untuk menyambut lebih banyak wisatawan di masa mendatang.
“Meningkatnya jumlah wisatawan internasional tidak hanya memberikan dampak signifikan pada pertumbuhan trafik penumpang di bandara, tetapi juga berdampak positif terhadap industri pariwisata lokal, termasuk akomodasi, kerajinan lokal, restoran, dan layanan tur,” katanya.(ian)






