KORANMETRO.COM – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara bersama jajaran kepolisian memperkuat kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Langkah tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Bupati Minahasa Utara Joune Ganda di halaman Polres Minahasa Utara, Kamis (12/3/2026). Apel ini menjadi bagian dari upaya memastikan pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung aman dan tertib.
Dalam kesempatan itu, Joune Ganda membacakan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya kesiapan seluruh aparat menghadapi potensi lonjakan mobilitas masyarakat selama masa libur Lebaran. Aparat diminta meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama periode mudik.
Bupati juga mengingatkan bahwa kondisi global turut menjadi perhatian dalam menjaga stabilitas nasional. Ia menyebut dinamika geopolitik internasional, termasuk konflik yang melibatkan Israel, Palestina, Iran dan Amerika Serikat, berpotensi mempengaruhi fluktuasi harga minyak dunia yang pada akhirnya berdampak pada nilai tukar rupiah dan harga sejumlah komoditas di dalam negeri.
Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi nasional tetap terkendali melalui berbagai kebijakan strategis, terutama terkait ketersediaan energi dan bahan pokok. Berdasarkan data Pertamina, stok BBM dan LPG nasional berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan menjelang Lebaran.
Sementara itu, Kapolres Minahasa Utara AKBP Auliya Rifqie A. Djabar menjelaskan Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret. Operasi ini melibatkan 230 personel gabungan yang ditempatkan di empat pos pengamanan guna mengawal kelancaran arus mudik dan aktivitas masyarakat selama masa libur.
Menurutnya, fokus pengamanan meliputi kelancaran lalu lintas, pencegahan tindak kriminalitas seperti premanisme dan balap liar, serta pemberian layanan maksimal bagi pemudik. Salah satu layanan yang disiapkan adalah fasilitas penitipan kendaraan gratis di kantor polisi terdekat bagi warga yang pulang kampung tanpa membawa kendaraan pribadi. “Saya menghimbau agar masyarakat Minahasa Utara dan para pemudik kiranya dapat berkendara dengan baik dengan mentaati rambu-rambu lalu lintas sesuai tema mudik tahun 2026 yakni Mudik Aman, Berbagi Harapan,” tandasnya.(RAR)






