KORANMETRO.COM- Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini di era modern tidak lagi sebatas tentang keberanian dan kemandirian dalam berkarya.
Lebih dari itu, sosok Kartini masa kini tercermin dari kepedulian tinggi terhadap keselamatan diri dan sesama, terutama saat beraktivitas di jalan raya.
Menyambut momentum Hari Kartini 2026, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) menggelar kampanye edukatif bertajuk ‘Zen on Wheels’.
Kegiatan yang berlangsung di kantor pusat DAW ini mengumpulkan puluhan peserta perempuan dari berbagai latar belakang, mulai dari komunitas hingga masyarakat umum, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendorong peran aktif perempuan sebagai pelopor keselamatan berkendara.
Tema Zen on Wheels dipilih bukan tanpa alasan. Kata Zen merujuk pada kondisi kesadaran penuh (mindfulness) terhadap situasi saat ini. Dalam konteks lalu lintas yang dinamis dan penuh tantangan, DAW menekankan bahwa ketenangan mental merupakan kunci utama dalam mengambil keputusan yang tepat di atas roda dua.
Melalui kampanye ini, para perempuan diajak untuk tidak sekadar mahir mengoperasikan kendaraan, tetapi juga mampu mengelola fokus dan emosi agar tetap stabil meskipun berada di tengah kemacetan atau situasi jalan yang tidak terduga.
Kegiatan ini menghadirkan perspektif komprehensif dengan melibatkan narasumber lintas disiplin.
Hadir sebagai pembicara utama, IPDA Deby V. Sineri, Wakapolsek Kauditan Polres Minahasa Utara, yang membedah materi safety riding dari sisi regulasi dan ketertiban hukum di jalan raya.
Dari sisi teknis dan perilaku, Andhika Reynold Salindeho, Instruktur Safety Riding DAW, memaparkan materi khusus mengenai cara mengontrol diri dan meminimalisir distraksi.
”Faktor seperti mental load atau beban pikiran, perhatian yang terbagi, hingga kebiasaan terburu-buru seringkali menjadi pemicu kecelakaan. Di sinilah pentingnya aspek Zen, sadar sepenuhnya bahwa keselamatan adalah prioritas utama,” jelas Andhika.
Uniknya, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi relaksasi berupa yoga singkat yang dipandu oleh instruktur profesional, Arin Kusumo Hapsari. Sesi ini dirancang untuk melatih pernapasan dan konsentrasi, memberikan stimulasi bagi peserta agar dapat mencapai kondisi mental yang tenang sebelum memulai perjalanan.
Promotion Dept Head PT Daya Adicipta Wisesa, Bonny Pandelaki, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam keluarga dan masyarakat, termasuk dalam mengedukasi budaya aman berkendara.
“Melalui Zen on Wheels, kami ingin mengajak perempuan masa kini untuk mampu mengelola emosi, tetap tenang, dan fokus di jalan. Dengan kesadaran penuh saat berkendara, kami berharap setiap perjalanan tidak hanya sampai ke tujuan, tetapi juga dirasakan sebagai pengalaman yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” ujar Bonny.
Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang refleksi bagi para peserta dalam memaknai semangat Kartini. Perempuan yang bijak adalah mereka yang sadar dalam setiap langkah, termasuk bijak dalam mengendalikan kendaraan.
Sejalan dengan kampanye nasional #Cari_Aman, PT Daya Adicipta Wisesa terus konsisten menjadikan edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara demi terciptanya budaya jalan raya yang lebih harmonis.(ian/*)






