DAW Bagikan Tips Agar Pemilik Motor Tidak Tertipu Oli Palsu

KORANMETRO.COM- PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) mengimbau para pemilik sepeda motor untuk lebih mewaspadai peredaran oli palsu yang berisiko merusak komponen mesin.

Penggunaan oli palsu atau produk yang tidak sesuai spesifikasi dapat berdampak fatal terhadap kinerja kendaraan hingga membengkakkan biaya perbaikan.

Bacaan Lainnya

​Technical Service Department Head PT DAW, Ridwan Marpela, mengungkapkan oli berfungsi vital dalam melumasi dan melindungi mesin. Jika oli yang digunakan berkualitas buruk atau palsu, perlindungan terhadap komponen dalam mesin menjadi kurang optimal.

​”Dalam jangka waktu tertentu, kondisi tersebut berpotensi meningkatkan gesekan dan keausan pada komponen mesin, yang pada akhirnya memengaruhi performa kendaraan dan menimbulkan biaya perbaikan yang jauh lebih besar,” ujar Ridwan.

​Penggunaan pelumas tak berizin atau palsu membawa sejumlah dampak buruk yang kerap tidak disadari pemilik kendaraan.

​Gesekan Berlebih. Oli palsu tidak memiliki formula aditif yang sesuai, membuat komponen bergesek tanpa perlindungan cukup.

​Mesin Cepat Panas (Overheat). Daya hantar panas yang buruk membuat suhu mesin meningkat drastis.
​Penumpukan Kerak: Oli palsu cepat teroksidasi dan meninggalkan endapan lumpur (sludge) di dalam ruang mesin.

​Kerusakan Komponen. Keausan dini pada piston, ring piston, dan camshaft yang dapat memicu turun mesin.

​Untuk terhindar dari produk bodong, konsumen disarankan untuk lebih teliti saat membeli pelumas.

Beberapa langkah mudah untuk mengenali keaslian AHM Oil meliputi pemeriksaan kemasan dan harga, segel hologram, kode pengaman, dan QR Code.

​Periksa Kemasan dan Harga. Patut curiga jika menemukan oli dengan harga yang jauh lebih murah di bawah pasaran.

​Cek Segel Hologram. Kemasan AHM Oil asli dilengkapi segel hologram khusus yang presisi dan tidak mudah dilepas.

​Perhatikan Kode Pengaman. Terdapat cetakan kode produksi pada tutup dan botol yang simetris serta sejajar.

​Scan QR Code Manfaatkan pemindaian QR Code pada kemasan sesuai petunjuk untuk memverifikasi keaslian produk secara langsung.

​Bagi pemilik kendaraan yang terlanjur menggunakan oli yang diragukan keasliannya, Ridwan mengimbau agar tidak panik dan segera membawa sepeda motor ke Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

​”Oli lama dapat dikuras dan diganti dengan oli asli sesuai spesifikasi, kemudian kondisi mesin juga diperiksa oleh teknisi terlatih untuk memastikan tidak ada dampak buruk yang tersisa,” jelas Ridwan.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan