KORANMETRO.COM- Anggota Komisi XI DPR RI, Hillary Brigita Lasut (HBL), bersama Kantor Otoritas Jasa Keuangan Sulawesi Utara-Gorontalo (OJK Sulutgo), menggelar Kegiatan Bimbingan Masyarakat, di Desa Kema III, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Kegiatan dipusatkan di Kantor Hukum Tua Desa Kema III, Kecamatan Kema, pada Jumat (6/11/2026).
Ratusan warga yang didominasi ibu rumah tangga, mengikuti materi-materi edukasi keuangan yang dibawakan oleh pihak OJK.
Warga diedukasi agar cerdas mengelola keuangan serta mewaspadai modus-modus penipuan di bidang keuangan seperti investasi ilegal dan Pinjol ilegal, yang marak terjadi belakangan ini.
Kepala OJK Sulutgo, Robert Sianipar, mengatakan cerdas keuangan merupakan salah satu keterampilan yang penting dimiliki untuk menuju masyarakat sejahtera.
“Melalui kegiatan ini kami berharap tidak ada lagi yang menjadi korban penipuan investasi ilegal ataupun warga mengelola keuangannya terlilit dengan pinjol ilegal,” ujar Robert.
Ia mengimbau agar masyarakat menggunakan produk dan layanan dari lembaga jasa keuangan formal yang terdaftar diawasi OJK.
“Jangan pergi ke tengkulak atau rentenir. Intinya jangan pergi ke yang ilegal-ilegal, karena lembaga keuangan formal sudah banyak. Kenali, pahami, dan lindungi diri dalam bertransaksi,” katanya.
Senator HBL, mengungkapkan bahwa masih banyak warga Sulawesi Utara terutama emak-emak, yang menjadi korban aksi penipuan di bidang keuangan.
“Saya banyak terima keluhan dari masyarakat terkait urusan penipuan keuangan. Paling banyak soal Pinjol sudah lunas tapi masih ditagih, dengan ancaman pula,” kata HBL.
Ia mengatakan, masih banyak warga Sulut yang perlu dukungan dan edukasi supaya paham hal-hal berisiko di bidang keuangan.
“Diharapkan warga yang hari ini mengikuti edukasi dari OJK, lebih waspada dan hati-hati terhadap tawaran-tawaran investasi maupun pinjaman dengan iming-iming tinggi,” kata HBL.(ian)






