Kemarau Ekstrem, Bulog Sulutgo Jamin Stok Beras Terjaga Sampai Akhir Tahun

Pinwil Perum Bulog Sulutgo, Dody Syahrial.

KORANMETRO.COM- Di tengah fenomena kemarau ekstrem yang menyebabkan petani mengalami puso, pihak Bulog menjamin stok beras aman beberapa bulan ke depan hingga Desember 2026.

Pemimpin Wilayah (Pinwil) Perum Bulog Sulawesi Utara-Gorontalo (Sulutgo), Dody Syahrial, memastikan stok beras di gudang Bulog lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun nanti.

Bacaan Lainnya

“Stok kita saat ini kurang lebih 5.200 ton, itu cukup sampai dengan Desember 2026,” ujar Dody, saat ditemui pada kegiatan Pangan Murah di Lapangan Tikala, Kota Manado, Kamis (22/10/2026).

Kata Dody, guna memperkuat cadangan beras pemerintah yang ada di gudang Bulog, pihaknya terus melakukan penyerapan beras dari petani.

“Sekarang masuk musim tanam dua 2026. Kalau kita lihat kondisi iklim El Nino ini memang sedikit agak berpengaruh dari sisi produksi, namun kita optimis support dari daerah-daerah yang masih ada panen,” ungkap Dody.

Di sisi lain, katanya, penyaluran beras SPHP terus dikebut, dalam rangka stabilisasi harga pangan di pasar-pasar yang ada di seluruh provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo sampai dengan Natal Tahun Baru.

“Oleh sebab itu kita himbau juga kepada warga terutama ibu-ibu, supaya tidak panik buying, tidak gelisah, bahwa stok beras yang ada di gudang Bulog sampai dengan Desember 2026. Tidak ada isu terhadap stok yang ada,” katanya.

Dodi bilang, Bulog Sulutgo bersama Pemda terus mengoptimalkan penyaluran komoditi-komoditi pangan dengan harga murah, antara lain berupa beras SPHP dan Minyakita.

“Kita sinergi dengan pemerintah provinsi, kabupaten-kota, dinas terkait, ketahanan pangan, pertanian, untuk memasifkan semua pasar-pasar yang ada, yang tujuannya juga akses masyarakat untuk mendapatkan komoditi minyak dan beras yang murah,” katanya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan