oleh

Dugaan Tipikor Pembangunan RSUD Noongan Segera Miliki Tersangka

METRO, Tondano – Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa memastikan bahwa pengusutan dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Noongan tetap dilakukan. Bahkan pihak Kejari menegaskan bahwa akan segera ada tersangka dalam proyek pembangunan gedung rawat Inap tahun 2015.

“Pengusutannya tetap kami lakukan dan dalam waktu dekat ini akan ada penetapan tersangka,” tukas Kepala Kejari Minahasa Rakhmat Budiman T SH MKn melalui Kasi Intelejen Noprianto Sihombing SH MH ketika dikonfirmasi.

Karena menurutnya kini proses pengusutan telah memasuki tahap penyidikan. Sehingga selain akan segera penetapan tersangka, Kejari pula sementara tahap pemberkasan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor.

“Sekarang juga proses pemberkasan untuk ke Penuntutan di Pengadilan,” jelas Sihombing.

Sementara untuk sekedar diketahui bahwa pengusutan dugaan Tipikor itu telah dilakukan Kejari Minahasa sejak 2017 lalu. Bahkan telah dilakukan pemeriksaan sejumlah orang yang diduga terkait dalam pembangunan di RSUD Noongan Langowan.

Dimana pengusutan dilakukan atas pembangunan gedung rawat Inap Wanita dengan anggaran sebesar Rp 1.705.000.000 serta untuk pria Rp 1.539.100.000. Kedua pekerjaan proyek pembangunan tersebut dilakukan dalam tahun anggaran 2015 lalu.

Penulis: Marcelino