oleh

Pria Paruh Baya Tombatu Habisi Nyawa di Tali Gantungan

Korban saat dievakuasi polisi (foto ist)

METRO, Ratahan – Warga Desa Mundung Satu, Kecamatan Tombatu Timur, Jumat (14/09) pagi, mendadak heboh setelah salah satu warga setempat yakni lelaki DR alias De, ditemukan tak bernyawa dengan tali melilit di leher.

Dari informasi yang dirangkum, korban pertama kali ditemukan oleh adiknya Maxi sekira pukul 05.10 wita. Saat itu saksi merasa curiga karena tak lagi mendengar suara korban yang sering mengeluhkan sakitnya, mencari korban di kamar mandi, namun tidak ditemukannya. Merasa penasaran, saksi kemudian mencari kakaknya di luar rumah. Betapa kagetnya dia, saat menemukan kakaknya yang sudah tak bernyawa dengan kondisi tergantung pada tali dileher yang diikat pada balok kayu dapur rumah tetangga.

Mendapati hal ini, saksi kemudian menyampaikannya ke warga lain dan pemerintah setempat, kemudian diteruskan ke Polsek Tombatu.

“Dari hasil pemeriksaan medis oleh Petugas Puskesmas Molompar, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekira dua jam sebelum ditemukan,” ujar Kapolsek Tombatu, Iptu Wensi Saerang.

Menurut Saerang, selain bekas lilitan tali di leher, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, kami menduga korban meninggal karena gantung diri,” jelas Saerang.

Penulis: Ryan Sandag

Komentar