oleh

ASN Minahasa Dilarang Gunakan LPG 3 Kg

METRO, Tondano – Pernyataan tegas kembali disampaikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Minahasa untuk tidak menggunakan bahan bakar jenis LPG berukuran 3 Kilogram (Kg).
“ASN dilarang menggunakan LPG 3 Kilogram karena itu disubsidi untuk warga miskin dengan penghasilan dibawa Rp 1,5 Juta per bulan. Jika merasa diatas itu silahkan gunakan LPG non subsidi,” tegas Asisten II Setdakab Minahasa Wiltord Siagian, Senin (01/10/2018).
Oleh karena itu dirinya meminta masyarakat melakukan pemantauan terhadap aktivitas di pangkalan. Jika ada ASN yang masih menggunakan LPG 3 Kg untuk segera melaporkan ke pihaknya.
“Harap pangkalan tak melayani jika ada warga yang tidak sesuai aturan akan membeli,” tambahnya.
Dirinya pun meminta kepada pangkalan untuk menjual sesuai aturan, baik jumlah tangki maupun harganya.
“HET Minahasa Rp 18 ribu sampai Rp 19 ribu, dan masing-masing wilayah berbeda. Warga juga awasi soal ini dan laporkan jika ada yang menyalahi,” tegasnya.
Kabag Perekonomian Setdakab Minahasa Mekri Sondey menjelaskan jika tahun 2018 ini kuota LPG 3 Kg sebesar 10.700 Kilo Ton. Jumlah itupun berdasarkan hitungan berapa besar kebutuhan masyarakat di Minahasa, baik warga Miskin maupun usaha kecil mikro dan tersebar pada 5 agen serta 450 pangkalan.
“Sekarang dibutuhkan kesadaran masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Marcelino

Komentar