oleh

Jatuh dari Atas Gedung Samsat, Pegawai Telkom Ditemukan Tak Sadarkan Diri

Korban saat ditemukan teman kerjanya di TKP

METRO, Manado – Nasib naas harus dialami Makwal seorang petugas dari Telkom saat tengah bekerja di gedung Samsat Manado Jumat (23/11/2018) sekitar pukul 12.35 Wita.

Petugas tersebut terjatuh dari atap gedung setinggi kurang lebih 10 meter dan ditemukan warga serta rekan kerjanya dalam keadaan tak sadarkan diri.

Tak berlangsung lama, Makwal yang diduga mengalami benturan keras dan patah di salah satu bagian tubuhnya dilarikan oleh rekan-rekannya ke rumah sakit terdekat guna perawatan lanjut.

Menurut sejumlah saksi mata korban tengah bekerja di atap dan tanpa ada pengaman yang secara tak sengaja menginjak salah satu bagian yang tidak mampu menopang berat badan seseorang dan langsung jatuh ke tanah dengan posisi kaki terlebih dahulu.

“Dia sepertinya tidak menyangka yang diinjak tidak kuat, dan langsung jatuh nyaris bersama plat aluminium yang dia injak, kaki terlebih dahulu dan itu petugas langsung terbanting ke tanah yang banyak batu-batu. Saat diberikan bantuan so nda sadar,” ujar sejumlah warga yang sementara berada di dekat lokasi jatuhnya petugas perusahaan telekomunikasi tersebut.

Diduga kepala korban juga terbentur bebatuan yang berada di sekitar tempat jatuhnya. Untung saja di bagian bawah tidak ada warga yang biasa melintas untuk melakukan pencetakan tanda nomor kendaraan bermotor, karena area dari bagian yang diinjak korban merupakan akses ke bagian cetak nomor kendaraan bermotor.

Selain itu, bersamaan dengan jatuhnya petugas Telkom Akses tersebut, jatuh pula bagian yang diinjak korban yang adalah lempengan aluminium yang cukup berat.

Kepala Bapenda Sulawesi Utara, Olvie Atteng yang mengetahui kejadian tersebut sembari bertanya dalam proses kerja apa yang dilakukan Makmal di salah satu unit teknis badan  menyatakan turut prihatin dan menyayangkan korban tidak bekerja sesuai prosedur tentang keselamatan kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Erny Tumundo siap menurunkan tim untuk menyelidiki kecelakaan kerja tersebut terlebih petugas yang mengalami nasib naas, karena tidak bekerja tak sesuai prosedur keselamatan kerja.

“Ini termasuk kasus kecelakaan kerja, dan patut dipertanyakan kenapa tidak ada teguran dari rekan kerja melihat tindakan yang dilakukan mengabaikan keselamatan kerja apalagi lokasinya berada di tempat yang cukup tinggi,” ujar Tumundo. (CTG)

Komentar