Polres Bitung Tangkap Dua Pelaku Curanmor, Satu Ditembak

Dua pelaku curanmor yang ditangkap Tim Resmob Polres Bitung. (ist)

METRO, Bitung– Polres Bitung kembali mengungkap kasus pencurian sepeda motor. Dua pemuda berinisial IKSA alias Kadek, warga Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, serta GPAG alias Gerry, warga Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, ditangkap sebagai tersangka.

Informasi diterima pada Jumat (4/1/2019), penangkapan Kadek dan Gerry berlangsung sehari sebelumnya, yakni Rabu (3/1/2019) malam. Keduanya diamankan di sebuah rumah warga di Kelurahan Tandurusa.

Kedua orang ini ditangkap berdasarkan laporan polisi pada Bulan Juni 2018 lalu. Pelapornya bernama Adzan Tahir dan tinggal di Kelurahan Sagerat Weru Dua, Kecamatan Matuari.

Menariknya, penangkapan ini mengungkap semua aksi yang dilakoni Kadek dan Gerry. Keduanya ternyata melakukan pencurian di lima lokasi lain. Sasaran mereka selalu sama, yakni sepeda motor yang diparkir tanpa pengawasan.

Baca Juga :  Kadis Kelautan dan Perikanan Minut Juga Diperiksa Bawaslu

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Edy Kusniadi membenarkan soal itu. Menurut dia, terungkapnya kasus pencurian lain didapat dari pengembangan penyidik.

“Kan yang melapor hanya satu orang, yang lima kejadian belum ada. Tapi karena tersangka mengaku jadi yang lain ketahuan. Makanya untuk yang merasa jadi korban tolong melapor,” terangnya.

Edy pun membeber lima lokasi lainnya. Ada di Pelabuhan Perikanan Samudera di Kecamatan Aertembaga, kemudian di dekat Stadion Duasudara di Kecamatan Matuari, kemudian di depan SMP Negeri 2 Bitung di Kecamatan Madidir, kemudian di kompleks SMA Don Bosco di Kecamatan Madidir, dan yang terakhir di Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian.

Baca Juga :  2019, Minut Dapat Dana Kelurahan

Meski demikian lanjut Edy, untuk tersangka Gerry tidak terlibat semuanya. Yang bersangkutan hanya ikut serta di dua lokasi kejadian, yakni di Sagerat Weru Dua dan Aertembaga.

Dari enam lokasi tersebut, terutama tersangka Kadek, sukses menggondol enam unit sepeda motor. Hasil curian itu kemudian dijual ke pihak ketiga dengan harga yang murah.

“Rata-rata dijual Rp4 juta per unit. Dan yang menarik tiga sepeda motor dijual secara online ke luar daerah. Makanya sampai sekarang baru tiga lainnya yang kita amankan sebagai barang bukti. Itupun tampilannya sudah berubaha karena sudah dicat ulang dan plat nomor dicabut,” paparnya seraya menyebut semua sepeda motor curian berjenis Yamaha Mio dari berbagai seri.

Baca Juga :  Penyelundupan Ganja ke Rutan Malendeng Digagalkan

Kadek dan Gerry kini sudah mendekam di balik jeruji besi. Pemuda 19 tahun dan 27 tahun itu ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Dengan demikian, keduanya terancam dipidana penjara hingga lima tahun kedepan.

“Mereka dikenakan Pasal 363 KUHP subsidair Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1e KUHP. Khusus untuk tersangka Kadek terpaksa dilumpuhkan saat akan ditangkap. Selain karena lebih banyak mencuri, dia juga tersangka utama kasus ini,” tutur Edy. (BDS)

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru