Anggota Sindikat Pencuri Sarang Walet Digulung Polisi

Pelaku JP alias Jeifer dalam ruang tahanan.

METRO, Amurang – Aksi pencurian yang sudah lama meresahkan warga akhirnya terungkap. Salah satu pelaku berinisil JP alias Jeifer (27), warga Desa Toliang, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, berhasil diringkus saat melakukan pencurian sarang walet milik lelaki Billy Dengah, warga Desa Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan. Peristiwa itu terjadi di gedung pemeliharaan burung walet jalan Malola-Motoling, Rabu (30/01/2019) dinihari, sekitar pukul 00.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang dirangkum, peristiwa pencurian sudah beberapa kali terjadi di gedung sarang walet milik pengusaha tersebut. Bahkan menurut mereka, para pelaku sudah melakukanya sebanyak tujuh kali hingga kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Kejari Minut Bidik Dana PNPM di Minut

“Sudah tujuh kali para pencuri melakukan aksi di sini. Namun baru saat ini berhasil ditangkap,” ujar Billy.

Setelah diketahui para pelaku sudah menerobos masuk ke dalam gedung, Billy bersama sejumlah warga yang dibantu oleh Polsek Motoling, melakukan penggrebekan. Alhasil, satu pelaku berhasil ditangkap, namun keempat temannya berhasil melarikan diri di tengah kegelapan malam.

Baca Juga :  Sadis!! Siswi SMP Diperkosa Ayah Tiri Hingga Hamil

Dari tangan pelaku, berhasil diamankan berupa peralatan sepeti senjata tajam, senter, linggis, tas ransel berisi kunci T, sendal jepit dua pasang, penutup wajah, sepasang sarung tangan, penutup mata, serta jimat. Dari situ pelaku langsung digiring ke Mapolsek untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kanit Reskrim Aiptu Maxie Sarijoan, ada empat pelaku berhasil melarikan diri, yakni lelaki berinisial JS alias Jeriko, RS alias Rivan, keduanya warga Desa Simbel, Kakas Kecamata Kakas Barat, lelaki NT alias Neisen dan EG alias Ezra, keduanya warga Desa Toliang, Kecamata Kakas Barat, Kabupaten Minahasa.

Baca Juga :  Tersangka Pembunuh Rois Bertambah, Umar Didor

Menurut keterangan dari pelaku Jeifer, malam itu mereka bergerak dari Desa Toliang, menuju Kecamatan Motoling. Saat tiba diperbatasan desa Picuan Baru-Motoling, mobil diparkir di tepi jalan, dan melanjutkan perjalanan menuju gedung sarang walet. Namun kali ini usaha mereka gagal, setelah dipergoki oleh pemilik saat sementara mengambil sarang walet yang siap panen (Mor)

Bagikan sekarang...

Berita Terbaru