oleh

Ibadah Paskah, Polimdo Tanam Mangrove

Keluarga besar Polimdo menanam Mangrove.

 

 

 

 

METRO, Manado – Momen Paskah belum usai, berbagai macam kegiatan masih saja dilakukan oleh jemaat untuk merayakan hari kemenangan Yesus Kristus atas maut melalui kebangkitanNya.
Seperti yang dilakukan oleh Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Jumat (26/04/2019), dikampus Ekowisata Bawah Air (EBL) Tateli, perayaan Paskah bertajuk penyelamatan bumi dari kerusakan diwarnai dengan penanaman mangrove.

 

Ibadah dipimpin oleh Pdt Judi Tunari, M.Th. dilanjutkan dengan penanaman bakau (mangrove) secara simbolis oleh Direktur Politeknik Negeri Manado, Ir Evert N Slat, MT.  Penanaman mangrove ini selain memperingati hari bumi, juga sebagai tanda pencanangan dimulainya kegiatan artificial coral dan marine mangrove part di Laboratorium Alam Konservasi Program Studi EBL.
“Kegiatan ini sebagai bentuk nyata implementasi iman kita dalam memerihara bumi ciptaan Tuhan,” ungkap Direktur yang didampingi Ketua Jurusan Pariwisata Oktavianus Lintong, S. Pi, M.S, Kepala Laboratorium Konservasi, Dannie Oroh, S.Pi, M.Si. Selain itu kegiatan Paskah ini juga diwanai berbagai lomba.


“Perayaan Paskah oleh Keluarga Besar Polimdo, kami maknai dengan menanam bakau, sebagai tanda dimulainya pengembangan Laboratorium Konservasi (areal Mangrove Park dan Artificial Coral Garden). Areal-areal ini dipersiapkan untuk tempat praktek mahasiswa, tapi lebih dari itu, untuk konservasi lingkungan pesisir, mitigasi bencana, dan pengembangan destinasi wisata baru yang atraktif,” tutur Lintong.

 

Lanjutnya nanti ada petugas konservasi (Evander Israel, mahasiswa Prodi EBL) yang akan memastikan pohon akan terus bertumbuh.(RAR)

 

Komentar