METRO, Manado- Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) atau International Anti-Corruption Day, Senin (9/12) kemarin, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) bekerjasama dengan Bandara Sam Ratulangi Manado membagikan stiker serta pin berisi himbauan anti korupsi kepada para penumpang di area ruang tunggu keberangkatan.
Hakordia tahun 2019 mengambil tema “Bersama melawan korupsi mewujudkan Indonesia Maju.
Asisten Perdata dan Tata Usaha Perdata (Asdatun) Kejati Sulut, Jurist Precisely Sitepu mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan himbauan bagi masyarakat untuk bebas dari tindak korupsi, oleh karenanya kegiatan ini tidak hanya berpusat di bandara melainkan juga dilaksanakan di berbagai area publik seperti Pusat Perbelanjaan dan pelabuhan.
“Pemberian pin dan stiker ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang diharapkan masyarakat dapat ikut berperan aktif melakukan pencegahan, membrantas dan memerangi korupsi,” ujar Jurist.
Pada kesempatan yang sama, Airport Operation and Services Senior Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Yusman mengatakan, praktik korupsi merupakan tindakan yang merugikan bangsa, pembangunan nasional akan terhambat dengan adanya praktik korupsi yang masih marak, guna mendukung upaya pencegahan tindak korupsi tersebut Bandara Sam Ratulangi Manado menyambut baik dan mengungkapkan dukungannya pada kegiatan hari ini.
“Memperingati Hari Anti Korupsi, kami mendukung kegiatan yang diinisiasi Kejati Sulut ini, harapannya kedepan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan korupsi dan mensosialisasikan tema Hakordia tahun ini bahwa kita bersama perlu melawan korupsi di seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Yusman.
Hari Anti Korupsi Dunia sendiri ternyata belum banyak diketahui oleh masyarakat. Penumpang yang sedang menunggu keberangkatan pesawatnya menyampaikan bahwa sebelumnya tidak mengetahui bahwa hari ini bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Dunia.
Mia, salah satu penumpang tujuan Makassar menyampaikan bahwa tidak mengetahui Hakordia sebelum mendapat stiker yang dibagikan, Mia juga menyampaikan apresiasinya kepada Kejati Sulut dan Bandara Sam Ratulangi Manado melalui kegiatan ini.
“Saya apresiasi kegiatan ini dilaksanakan bahkan melibatkan kejaksaan tinggi, hal ini menunjukkan bahwa lembaga pemerintahan sudah memiliki pandangan kedepan sebagai lembaga bebas korupsi,” ujar Mia.(71)






