oleh

Pasokan Listrik Terhenti, PLN Suluttenggo Terapkan Skema Pertahanan Jaringan Sistem

METRO, Manado- Pasokan listrik di sebagian wilayah Manado, Bitung, Kotamobagu dan Gorontalo sempat terhenti pada Selasa (4/8), pukul 11:28 WITA.

Ini disebabkan karena adanya gangguan pada SUTT 150 kV GI Amurang – GI Lopana Line 1 Trip, LMVPP (34 MW), PLTU Amurang Unit 1 (16 MW), PLTU Amurang Unit 2 (17 MW), dengan total 67 MW.

Tercatat ada sebanyak 12 gardu induk dari total 23 gardu induk yang terdampak, dan jumlah penyulang padam (jaringan yang menghantarkanpasokan listrik ) mencapai 27 penyulang dari total 118 penyulang.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Suluttenggo, Leo Basuki menuturkan, dalam menanggulangi gangguan tersebut, pihaknya langsung melakukan pelepasan beban pada skema pertahanan jaringan sistem SulutGo yakni berjalannya proses otomatisasi pemerataan beban, sehingga tidak berdampak terjadinya padam meluas (black out). “Melalui system proteksi tersebut, berhasil mengendalikan gangguan transmisi dan pembangkit,” kata Leo.

Petugas PLN, menurut Leo dengan cepat dan siaga langsung melakukan pemulihan secara bertahap dan mulai berhasil masuk aliran listrik ke pelanggan pada pukul 11:51 Wita hingga 12:20 Wita, dan semua sistem kembali normal.

“Jika tidak melakukan pelepasan beban jaringan sistem akan berdampak blackout sekitar 3 jam. Upaya ini adalah bagian dalam proses agar apabila terjadi penghentian pasokan listrik pelanggan mampu cepat merasakan pemulihan,” ungkap Leo.

Oleh karena itu, kata Leo PLN terus melakukan upaya pencegahan diluar kendali seperti cuaca ekstrim yang terjadi akhir -akhir ini. Petugas PLN terus berupaya keras untuk segera menormalkan pasokan listrik jika terjadi gangguan yang berdampak terhentinya pasokan listrik ke pelanggan.

“Sekali lagi, kami sampaikan permohonan maaf untuk ketidaknyamanan pelanggan, kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tukas Leo.(71)