oleh

Hadirkan Listrik di Empat Dusun, PLN Suluttenggo Investasikan Rp4,5 Miliar

METRO, Manado- PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulutenggo membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 8,72 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 7,65 kms dan gardu sebanyak 5 buah dengan total kapasitas mencapai 350 kiloVolt Ampere, untuk melistriki 504 kepala keluarga di Dusun Salunei Desa Bambarimi, Dusun UD Maju Desa Watatu, Dusun 4 Desa Rerang dan Rano, Kabupaten Donggala.

Informasi yang diperoleh METRO menyebutkan, total biaya investasi yang dikeluarkan PLN untuk menghadirkan listrik di empat lokasi tersebut mencapai Rp 4,5 Miliar.

“Dengan adanya listrik, masyarakat bisa lebih produktif sehingga meningkatkan kesejahteraan. PLN membuat Donggala menyala dan terus menyala,” ucap Bupati Donggala, Kasman Lassa.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda mengatakan, PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri. Dia berharap, hadirmya listrik dapat menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat.

“Dengan tersambungnya listrik di desa-desa ini, semoga memberikan dampak positif untuk mendongkrak perekonomian, terlebih mayoritas mata pencaharian warga di keempat lokasi ini adalah sebagai petani dan nelayan, serta tanah yang begitu subur dan juga terdapat perkebunan cengkeh, kelapa, pala, dan lain-lain. Semoga bisa muncul usaha pengolahan hasil pertanian dan perikanan,” kata Huda.

General Manager PLN UIW Sulutenggo, Leo Basuki mengungkapkan bahwa medan yang sulit menjadi tantangan dalam pembangunan di keempat lokasi ini. Jaringan listrik yang harus melewati pohon-pohon produktif, hingga kondisi pandemi Covid-19.

“Keberhasilan ini tak lepas dari adanya koordinasi yang baik dengan stakeholder antara lain pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, desa, dan tentunya masyarakat desa yang dengan antusias menyambut masuknya listrik PLN,” kata Leo.

“PLN terus berupaya menghadirkan listrik ke wilayah-wilayah terpencil guna meningkatkan rasio elektrifikasi. Hingga Agustus, rasio elektrifikasi di Kabupaten Donggala mencapai 98,96 persen, dengan rasio desa berlistrik mencapai 100 persen,” imbuhnya.(*)

Terkait