oleh

Timsus Waruga Ungkap Sindikat Curanik Spesialis di Gereja

banner 1050236

METRO, Airmadidi – Polres Minahasa Utaramelalui tim khusus (Timsus) Waruga berhasil mengungkap sindikat pencurian barang elektronik (Curanik) spesialis di gereja-gereja antar kabupaten/kota di Sulawesi Utara. Dalam pengungkapkan tersebut berhasil diringkus lelaki RK alias Rifky (30) warga Desa Nanasi Poigar dusun V kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow, bersama sejumlah barang bukti, Rabu (07/10/2020) pagi sekitar pukul 09.00 Wita.

Pengungkapan kasus curanik tersebut berawal dari penyelidikan Timsus Waruga terhadap maraknya laporan kasus pencurian barang elektronik di
tempat ibadah, gereja yang berada di wilayah hukum Polres Minahasa Utara. Dimana aksi para pelaku sudah meresahkan masyarakat.

Berdasarkan pengumpulan bahan keterangan dan penyelidikan, Timsus Waruga Polres Minahasa Utara mendapati informasi dan bukti – bukti yang berada di lapangan.

Selanjutnya Timsus Waruga Polres Minahasa Utara dipimpin langsung oleh Kapala Timsus Waruga Polres Minut Bripka Bobby Lakaoni langsung
bergerak memburu pelaku Rifky di Desa Aer Gale, Selasa (06/10/2020) sekitar pukul 20.00 WITA. Di rumah tersangka ternyata polisi menemukan
beberapa barang bukti yang telah ditampungnya.

Selanjutnya Timsus Waruga memburu tersangka di Desa Nanasi, Kecamatan Poigar, Bolmong. Namun tersangka telah kembali ke Aer Gale. Keesokan
harinya tersangka berhasil dibekuk di Desa Aer Gale, Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan.

“Hasil dari interogasi Timsus Waruga Polres Minut, pelaku merupakan spesialis pencurian tempat ibadah (Gereja) di beberapa kabupaten/kota
yang berada di Sulut dan pelakupun melakukan aksi pencurian hanya seorang diri dengan menggunakan kendaraan roda empat,” tegas Lakaoni.

Lanjut Katimsus, di wilayah Minut ada dua laporan polisi untuk kasus Curanik yang dilakukan tersangka Rifky yaitu di Polsek Dimembe, LP / 347/X/Res.1/2020 Sek-Dimembe dan Polsek Airmadidi, LP /157/ VIII/ 2020/ Sek Airmadidi.

Lanjutnya barang bukti yang diamankan yaitu 2 spiker aktif merk HUPER 15 Inch dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Gereja Adven Desa Matungkas, 2 spiker aktif merk Yamaha 15 Inch dengan TKP di Gereja Adven Airmadidi Atas. Kemudian 1 Keyboard PSR – 910 warnah silver dan 1 gitar merk Yamaha dari Gereja Adven, Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, 1 Generator Gasoline Motoyama Rugged line SPG 3800E3 warnah kuning dari Gereja Adven, Desa Kawangkoan Minahasa. Satu Mixer Yamaha MG 16XUJ dan microphone wirelles MA – 200 milik GMIM di Desa Ranume, inahasa Selatan. Satu gitar bass Star Sun milik GPdI, Desa Kalasey, 1 keyboard Yamaha PSR – S 950 warnah hitam milik Gereja GMIM, Desa Tateli. Satu Power Bell M – 900 warnah hitam dengan TKP GPDI Airmadidi, 1 spiker merk HUPER 15 Inch dengan TKP Tomohon dan 2 kaki tiang spiker. “Barang bukti bersama pelaku kemudian dibawa ke Polres Minahasa Utara, untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegas Lakaoni.(RAR)

Komentar