oleh

Gedung Radiologi RSUD Kotamobagu Siap Digunakan

banner 1050236

METRO, Kotamobagu- Gedung radiologi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) akan beroperasi di tahun 2021 ini. Pihak RSUD kini tinggal menunggu izin terbit untuk mulai mengoperasikan Radiologi.

Kepala Bagian Administrasi Umum, RSUD Kotamobagu, Hendri Kolopita, menjelaskan instalasi Radiologi dibangun tahun 2018 dengan sumber dana Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan dengan nilai kontrak Rp3.369.300.000 Miliar. Di mana kontrak tahap satu ini anggarannya hanya cukup untuk pembangunan konstruksi fisik saja dan tidak cukup untuk pemasangan timbal dan Kaca Pb. “Jadi secara kontraktual fisik capaiannya 100 persen, tapi tidak 100 persen pemanfaatannya sesuai Perka Bapeten nomor 11 tahun 2011 tentang keselamatan fasilitas kesehatan Radiologi,” kata Hendri.

Dia mengungkapkan, pada tahun 2019 saat diaudit BPK RI tidak ditemui adanya temuan berupa Tuntutan Ganti Rugi (TGR) sesuai dengan informasi yang beredar di media sosial. “Tanggal 1 Juli 2019 ada inspeksi dari Bapeten dan ditemukan beberapa temuan yang berkaitan dengan kelengkapan Radiologi. Batas waktu untuk menindaklanjuti temuan inspeksi itu sampai tanggal 22 Desember 2019. Tapi kami meminta penangguhan sampai tanggal 31 Juli 2019. Kemudian Bapeten memberikan penangguhan sampai tanggal 31 Agustus 2020,” ujarnya.

Namun lanjut Hendri, karena adanya pandemi covid-19, sehingga mempengaruhi pekerjaan lanjutan pembangunan Radiologi yang direncanakan akan dilelang pada awal tahun 2020 mengalami keterlambatan. “Oleh sebab itu, kami kembali mengajukan penangguhan perpanjangan waktu sampai dengan akhir tahun 2020 dan diizinkan Bapeten,” ungkap Hendri.

Dirinya kembali menguraikan, tahun 2019 RSUD Kotamobagu sudah menganggarkan dana untuk rehabilitasi bangunan IBS. Di mana, dua ruangan kamar operasi sudah dilengkapi dengan timbal atau penahan radiasi sesuai rekomendasi hasil inspeksi.

“Di tahun yang sama juga dialokasikan anggaran untuk pelatihan proteksi radiasi bagi petugas radiasi dan juga pengadaan untuk alat ukur dan proteksi radiasi,” ungkapnya. “Di tahun 2020, kami kembali menganggarkan lanjutan pembangunan Radiologi. Yakni, pemasangan timbal seluruh ruangan pemeriksaan, pemasangan kaca PB di seluruh pembatas antara ruang penyinaran dan ruang operator, penambahan ruang tunggu untuk pasien rawat jalan, penggantian pintu berbahan baja dilapisi timbal dan pemasangan VINYL untuk lantai,” sebutnya.

Kini, semua persyaratan tersebut telah direalisasikan oleh pihak RSUD Kotamobagu. Seluruh infrastruktur Radiologi lengkap dan siap dioperasikan. “Tinggal menunggu izin keluar, Radiologi RSUD Kotamobagu sudah bisa melayani masyarakat dalam pemenuhan kesehatan,” pungkasnya.(62)

Komentar