Vaksinasi Covid 19 Boltim Masih 37,2 Persen dan 45,8 Persen

Vaksin massal di RSUD Boltim.
Ilustrasi- Vaksin massal di RSUD Boltim.

METRO, Boltim- Gerakan vaksinasi Corona Virus Desease 2019 (Covid 19) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terbilang intens. Hanya saja, capaian sasaran vaksin masih sangat rendah.

Hingga, Sabtu (16/10) lalu, vaksinasi di Boltim baru 37,2 persen dosis pertama dan 45,8 persen dosis kedua. Artinya target warga yang disuntik vaksin 50 persen sampai 80 persen masih jauh yang diharapkan. Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boltim dr. Hamdan Korompot kepada wartawan baru-baru ini, bahwa angka capaian vaksinasi Covid 19 terus dikejar. “ Kita targetkan minimal 50 persen untuk dosis kedua, sedangkan dosis pertama targetnya 80 persen,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Percepatan vaksinasi kepada warga dalam rangka membentuk Herd Immunity dimasyarakat. Namun sampai sekarang masyarakat umum maupun anak sekolah masih banyak yang belum divaksin,” tambah Hamdan. Sebab itu, dia berharap masyarakat yang belum divaksin supaya memiliki kesadaran tinggi datang ke Puskesmas diwilayah masing-masing. Bahkan, saat ini tenaga kesehatan justru terjun langsung ke desa-desa agar lebih mudah bagi warga untuk mendapatkan suntikan vaksin.

Ditempat terpisah, sebelumnya diterangkan Kapolsek Modayag Iptu Amri Mamijo saat mensosialisaikan vaksinasi Covid 19 di SMP Negeri 2 Modayag baru-baru ini, pihak kepolisian bersama TNI saat ini melakukan memberlakukan pos pengawasan diperbatasan Boltim dengan daerah tetangga, Minahasa Selatan (Minsel), Kota Kotamobagu (KK) dan Minahasa Tenggara (Mitra). Bertugas untuk memerika warga yang keluar perbatasan wajib menunjukan surat vaksin. Bagi mereka yang belum disuntuk vaksin saat itu langsung dilayani di Pos pencegatan.

Pun demikian, warga yang hendak masuk ke Boltim harus menunjukan surat vaksin. Kalau tidak ada, mereka terpaksa dikembalikan. Tetapi sayangnya, dari pantauan METRO, Minggu (17/10) pagi kemarin, diperbatasan Boltim dengan Minsel, tampak Pos pengawasan sepi tidak ada petugas yang melakukan penjagaan. Tak heran, kendaraan roda dua dan roda empat begitu leluasa masuk keluar perbatasan. Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah Kecamatan Mooat belum dapat dikonfirmasi.(40)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan