Jelang Lebaran, Tukang Jahit di Shopping Centre Manado Masih Sepi Orderan

KORANMETRO.COM- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, permintaan menjahit baju baru di tukang jahit Kota Manado, masih sepi.

Di President Shopping Centre, salah satu pusat penjahit terbesar di Kota Manado, terpantau lengang. Beberapa pelanggan yang datang hanya untuk permak baju atau memasang bordiran.

Bacaan Lainnya

Dua pekan menjelang perayaan Lebaran, permintaan menjahit baju baru di Shopping Centre, belum menunjukan peningkatan berarti.

Beberapa tukang jahit saat ditemui, mengaku orderan menjahit baju baru masih sama seperti hari biasa dan belum ada peningkatan,

“Masih normal-normal, belum ada permintaan untuk itu. Rata-rata orderan yang masuk hanya bordir, dan permak. Belum ada permintaan jahit baju baru,” ujar Uci, salah satu penjahit di Shopping Centre, Jumat (6/3/2026).

Kondisi serupa dialami pedagang penjual gorden. Mereka mengaku, penjualan gorden dan besi gorden masih sama seperti hari biasa, belum ada peningkatan berarti.

“Kalau hari raya biasanya peningkatan order itu seminggu menjelang. Itu ramai pembeli. Kenaikannya bisa sampai 80 persen. Misalnya hari biasa Rp500 ribu, menjelang Lebaran kenaikannya bisa jutaan,” ujar Mat, salah satu pedagang gorden di Shopping Centre.

Pedagang menilai bisnis e-commerce sangat mempengaruhi permintaan jahit baju baru di tingkat penjahit. Pelanggan sekarang cenderung memilih beli baju lewat toko online.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan