KORANMETRO.COM- PT Pupuk Indonesia Regional 4, memastikan stok pupuk di wilayah Sulawesi dan Maluku (Sulama) aman hingga beberapa pekan ke depan.
Hal ini disampaikan General Manager PT Pupuk Indonesia, Regional 4, Wisnu Ramadani, kepada awak media di Manado, Jumat (18/4/2026).
Kata Wisnu stok pupuk bersubsidi yang ada di Regional 4 dalam kondisi lebih dari cukup memenuhi kebutuhan petani selama sebulan.
“Stok yang ada di gudang kami dapat memenuhi kebutuhan petani untuk 4-5 minggu ke depan,” kata Wisnu.
Adapun stok pupuk wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, dan Papua, mencapai 17.676 ton, terdiri dari jenis pupuk Urea, NPK, NPK Kakao, Organik, ZA, dan SP-36.
Stok tersebar di berbagai level, termasuk gudang lini III, pelaku usaha distribusi (PUD) dengan rata-rata 64 ton, dan di kios-kios dengan rata-rata 26 ton.
“Jadi rata-rata di PUD itu stok tersedianya 64 ton. Di kios itu rata-rata ada 26 ton,” kata Wisnu.
Ia mengatakan, pendistribusian pupuk ke PUD dan kios-kios, dilakukan per dua mingguan.
Wisnu bilang, distribusi stok sangat bergantung terhadap kemampuan petani untuk menyerap.
“Beberapa wilayah musim tanamnya beda-beda, sehingga serapan pupuk oleh petani juga berbeda-beda,” jelasnya.
Hingga tanggal 14 April 2026, PT Pupuk Regional 4 telah menyalurkan 332.255 ton pupuk ke petani. Angka ini meningkat 125 persen dibandingkan tahun 2025.
“Dari alokasi tahun ini sebesar 1,69 juta ton, kita sudah menyalurkan sekitar 20 persen atau kurang lebih 0,33 juta ton,” kata Wisnu.(ian)






