KORANMETRO.COM- Tragis dialami wanita berinsial AL (41), warga Kelurahan Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara. AL tewas dianiaya dengan senjata tajam (Sajam).
Korban meregang nyawa usai dianiaya dengan sebilah parang. Polisi menduga pelakunya adalah anak korban sendiri.
Kejadian ini menghebohkan warga kampung. Aparat kepolisian pun bergerak cepat merespons laporan yang masuk dengan mendatangi lokasi dan melakukan penangkapan terhadap pelaku dalam waktu singkat.
Kapolsek Aertembaga AKP Denny Tampenawas, mengungkapkan insiden berdarah ini bermula sekitar pukul 15.30 Wita, saat pelaku yang sedang berada di rumah terlibat cekcok dengan korban.
“Pelaku diduga tersulut emosi sehingga menganiaya korban dengan parang hingga mengakibatkan luka serius,” ungkap Denny.
Menurutnya, di tempat kejadian perkara petugas menemukan sejumlah barang bukti serta kondisi rumah yang menunjukkan telah terjadi tindak kekerasan.
Kata Denny, berdasarkan informasi warga, pelaku sempat melarikan diri, namun berkat kerja sama cepat antara polisi dan masyarakat, pelaku berhasil ditemukan di area pantai dan segera diamankan.
“Saat diamankan, pelaku juga mengalami luka di bagian tangan dan sempat mendapatkan perawatan medis sebelum dibawa ke Polsek Aertembaga untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” katanya.
Denny bilang, kasus ini kini telah dilimpahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Bitung untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Barang bukti berupa satu bilah parang turut diamankan oleh petugas,” ujarnya.(ian)






