KORANMETRO.COM- Permintaan hewan kurban meningkat menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pedagang hewan kurban kini mulai ramai orderan.
Sejumlah pedagang sapi mengaku permintaan hewan kurban mulai meningkat sejak awal Mei. Permintaan datang dari pihak swasta dan pemerintah.
“Alhamdulliah sudah mulai banyak, dari beberapa masjid, perkantoran, dan orang-orang proyek,” ujar Joko Sugianto, pedagang sapi di Manado yang berdomisili di Desa Mapanget, Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara.
Sugianto yang akrab disapa Sugi, mengaku hingga kini sudah 50 ekor sapi miliknya yang laku terjual. “Kalau yang permintaan mungkin masih sekitar ada 60 ekor,” ucapnya.
Sapi lokal paling banyak dicari pembeli. Khususnya dari jenis sapi bali, dan sumba. Sedangkan sapi impor jenis limosin dan simental biasanya disiapkan untuk sapi bantuan.
“Jenis Bali itu yang paling banyak. Tapi di kita sapinya lengkap, ada becan, bali, sumba, limosin ada semua,” tutur Sugi.
Menurutnya, sapi-sapi yang sudah laku biasanya akan diantarkan ke pemilik pada hari-h atau H-2 Iduladha.
“Biasanya pembeli titip ke kita dulu. Kita rawat, beri pakan, jaga kesehatannya supaya sapi kurban sehat saat hari-h,” tutur Sugi.
Tahun ini Iduladha 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada tanggal 17 Mei 2026. Namun penetapan resmi akan dilakukan melalui Sidang Isbat Kementerian Agama RI.(ian)






