KORANMETRO.COM- Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dinyatakan ditutup sementara dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Penutupan sebelumnya diperkirakan sampai pukul 05.30 WIB, diperpanjang hingga sekitar 09.30 WIB, dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi sebaran abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.
Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan indikasi sebaran abu vulkanik berdampak terhadap operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), juga berpengaruh terhadap sejumlah penerbangan yang memiliki rute Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta.
General Manager Bandara Internasional Sam Ratulangi (Samrat) Manado, Radityo Ari Purwoko, mengungkapkan bahwa dampak yang terjadi di Manado terutama berasal dari penyesuaian operasional penerbangan yang berkaitan dengan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta.
“Bandara Sam Ratulangi tetap beroperasi. Namun, sejumlah penerbangan dari dan menuju Jakarta mengalami penyesuaian berupa penundaan maupun pembatalan sebagai dampak dari penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau,” ujar Purwoko.
Menurut dia, para penumpang yang terdampak dapat melakukan proses refund atau re-schedule penerbangan melalui customer service masing-masing maskapai yang tersedia di Bandara Sam Ratulangi Manado.
Kata Purwoko, penumpang yang mengalami pembatalan maupun penundaan penerbangan diarahkan untuk mendapatkan informasi dan penanganan lebih lanjut melalui customer service masing-masing maskapai, termasuk informasi mengenai perubahan jadwal, penerbangan pengganti, maupun ketentuan pelayanan lainnya sesuai kebijakan maskapai.
“Kami memastikan kondisi para penumpang dalam keadaan baik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak maskapai agar penumpang mendapatkan informasi yang jelas dan pelayanan yang diperlukan selama menunggu kepastian penerbangan berikutnya,” katanya.
Secara keseluruhan, data sementara menunjukkan terdapat 978 penumpang pada delapan penerbangan yang terpantau dalam rangkaian penerbangan Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta tersebut.
Hingga Minggu 6 September 2026, pukul 06:30 WITA terdapat 8 penerbangan pada rute Jakarta–Manado dan Manado–Jakarta yang terpantau mengalami penyesuaian atau berpotensi terdampak kondisi tersebut.(ian)
Kedatangan CGK–MDC:
Penerbangan Maskapai Status
QG300 Citilink On Schedule
ID6274 Batik Air Cancel
GA606 Garuda Indonesia Delay
ID6742 Batik Air Cancel
Keberangkatan MDC–CGK:
Penerbangan Maskapai Status
QG301 Citilink Delay
ID6271 Batik Air Cancel
GA607 Garuda Indonesia Delay
ID6743 Batik Air Cancel






