METRO, Manado- Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali memperluas program pendidikan vokasi industri dalam rangka revitalisasi SMK dan penguatan pendidikan vokasi, dan untuk membangun Link and Match antara SMK dengan Industri di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo, & Maluku Utara
Pengembangan ini diwujudkan penambahan SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda binaan main dealer PT. Daya Adicipta Wisesa (DAW) di wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, yaitu SMK Negeri 1 Pusomaen, Minahasa Tenggara. Sudah ada 4 SMK TBSM di area PT. DAW saat ini.
Penandatangan kerjasama antara AHM dan SMK Negeri 1 Pusomaen digelar pada Kamis (17/12), dan disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara, Debby Mamangkey, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Minahasa Selatan, Max Lengkong, serta Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pusomaen, Anna Powa. Main dealer PT. Daya Adicipta Wisesa akan menjadi pendamping utama pengimplementasian kurikulum di wilayah ini.
“Kami berharap dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan kualitas dari anak-anak didik selaku putra daerah sehingga mampu bersaing dan menjadi prioritas penyerapan tenaga kerja di dunia kerja terlebih khusus di jaringan bengkel astra Honda, serta ke depannya jumlah SMK yang menjalin kerjasama pun dapat bertambah,” ujar Technical Service Dept. Head
DAW, Haditya Senoadjie.
Sebagai sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum TBSM Astra Honda, SMK Negeri 1 Pusomaen mendapat donasi berupa sepeda motor Honda, special tools praktik bengkel, dan modul penunjang pembelajaran untuk pengembangan pendidikan vokasi di wilayah Minahasa Tenggara.
Selain itu, AHM juga memberikan bantuan pengembangan vokasi industri, antara lain penyelarasan kurikulum, penyediaan tempat praktik kerja industri siswa, pelatihan dan sertifikasi guru produktif dan pengukuran kualitas SMK melalui supervisi dan kontestasi keterampilan teknik siswa.(71)






