E2L Buka Seleksi CPNS Lingkup Pemkab Talaud

METRO, Talaud- Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud Elly Engelbert Lasut ( E2L) membuka secara resmi Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) Formasi Umum Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bertempat di SMK Negeri 1 Melonguane, Senin (13/9).

Sebelum dimulainya kegiatan tersebut, Bupati E2L didampingi Kaharudin yang merupakan perwakilan dari kanwil BKN XI membuka segel ruangan yang akan digunakan peserta seleksi CPNS.

Bacaan Lainnya

“Semuanya ini untuk menghindari adanya kecurigaan dan menjaga netralitas dan objektifitas pelaksanaan seleksi CPNS di lingkup pemkab Talaud,” ucapnya.

Bupati E2L juga merasa bersyukur karena kembali pemerintah pusat telah memberikan peluang dan kesempatan kepada anak-anak mudah di Kabupaten Talaud untuk menjadi ASN.

“Ini tentunya tidak dapat menyerap seluruh anak-anak muda yang ingin bekerja, sehingga diadakannya seleksi dan tahapan untuk, merekrut siapa kemudian yang bisa meriah kuota yang telah disiapkan,” kata E2L.

Oleh karena itu, Pemkab Talaud bersama BKN Regional XI hanya ingin memastikan proses seleksi ini terjadi secara objektif, aman, tidak ada indikasi kecurangan, transparan, terbuka.

“Kita berharap dari hasil seleksi tahun ini, akan menghasilkan ASN yang berkualitas’ harapnya.

Bupati juga menambahkan, inilah yang kami harapkan kepada peserta agar bisa lolos seleksi CPNS yang transparan, akuntabel, jujur, terbuka.

“Saya Bupati Kepulauan Talaud dengan ini membuka secara resmi seleksi CPNS di lingkup Pemkab Talaud, yang diawasi oleh BKN regional XI, dan dilaksanakan oleh seluruh pejabat yang berkompeten, dengan harapan kegiatan ini dilaksanakan dengan jujur, adil dan transparan,” pungkas E2L.

Sementara itu Kepala BKPSDM Ivone Kapoyos yang diwakili Kabid pengadaan dan profesi ASN Junius Towoliu mejelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai dengan hari senin yang akan diikuti sebanyak 476 peserta CPNS.

“Dalam sehari akan dilaksanakan empat sesi, dalam 1 sesi terdiri dari 40 peserta. Dalam sehari yang mengikuti seleksi 160 orang, sedangkan pada hari terakhir tinggal 156 peserta,” jelas Towoliu.(tr-69)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan