SETELAH vakum selama tiga tahun, akhirnya Open Tournament Karate Kajati Sulut Cup 3, akan kembali digelar. Kabarnya, iven yang menjadi ajang uji kemampuan seluruh karateka terbaik di Bumi Nyiur Melambai akan berlangsung di Tondano Minahasa, 22-24 Juli 2022.
Ketua Harian Perguruan Gojukai Sulut, Josis Ngantung, yang menjadi penggagas tiga iven Kajati Sulut Cup memastikan jika iven yang pertama kali digelar di Kota Tomohon, akan dipertandingkan di Wale Ne Tou, Tondano, Minahasa. “Sesuai proposal yang kami bagikan, iven Kajati Sulut Cup 3 akan dilaksanakan di Tondano,” kata Ngantung.
Menurutnya, pada iven tersebut direncanakan untuk mempertandingkan paling tidak 11 kategori yang juga terbagi untuk kelompok putra dan putri. Salah satu kategori yang cukup menarik adalah antar master putra putri yang dikhususkan untuk karateka diatas usia 30 tahun untuk putri dan diatas 40 tahun untuk putra.
Pelaksanaan Kajati Sulut Cup 3 juga bakal menjadi ajang level nasional yang pertama digelar di Sulut pada tahun 2022 ini. Sebelumnya memang ada iven yang digelar di Kota Tomohon yang menghadirkan sejumlah karateka dari luar Sulut. Hanya saja menurut Josis Ngantung, yang bertindak sebagai ketua pelaksana, iven tersebut hanya berskala lokal.
Dikatakan Ngantung yang beberapa waktu lalu hadir di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forki sekaligus pelantikan Pengprov Forki Sulut, ajang Kajati Sulut Cup 3 diharapkan mampu mengorbitkan karateka karateka pendatang baru yang nantinya diproyeksikan untuk berlaga di Pra PON tahun 2023 mendatang.
Selain itu, ajang Kajati Sulut Cup 3 juga diharapkan menjadi momentum kebangkitan olahraga karate bukan saja di Sulut tapi di Indonesia bagian timur bahkan Indonesia secara keseluruhan, yang sempat vakum akibat Pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh belahan bumi.(dni)






