PLN Bantu Revitalisasi Bangunan dan Sediakan Fasilitas di Taman Baca Pulisan

METRO, Manado- Tak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan, PT PLN juga menunjukkan kepedulian terhadap sektor pendidikan di Sulawesi Utara (Sulut) lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PLN Peduli.

Wujud kepedulian tersebut diimplementasikan dengan bantuan berupa revitalisasi bangunan dan penyediaan fasilitas taman baca di Desa Pulisan, Minahasa Utara. Bekerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani dan Dinas Perpustakaan Kearsipan, PLN menyerahkan bantuan berupa revitalisasi bangunan, 2 buah komputer, 2 meja komputer, Smart TV 43’, 1 rak buku, komik Si Lintar, papan tulis, bean bag sofa, 10 meja dan kursi belajar anak serta instalasi listrik dengan daya 2.200.

Bacaan Lainnya

Selain PLN, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara juga memberikan bantuan berupa buku gratis untuk anak usia Paud sampai dengan sekolah menegah atas.

General Manager PLN Suluttenggo, Leo Basuki yang hadir langsung dalam peresmian Taman Baca Pulisan menyampaikan bahwa kegiatan PLN Peduli ini merupakan satu dari sekian bantuan yang difokuskan pada sektor pendidikan.

“Bantuan hari ini merupakan satu dari sekian yang PLN telah berikan untuk meningkatkan sektor pendidikan. Melalui bantuan ini diharapkan minat baca anak-anak sedari usia dini dapat meningkat” ujar Basuki

Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan Provinsi Sulawesi Utara, Asripan Nani, yang turut hadir dalam acara peresmian mengungkapkan apresiasi terhadap kolaborasi dengan hadirnya taman baca tersebut.

“Kolaborasi 4P ini sangatlah berguna, gagasan yang luar biasa ini diharapkan dapat mendongkrak indeks literasi Provinsi Sulut yang saat ini berada pada peringkat 26” sambut Asripan.

Hadir pula dalam acara peresmian, Kepala Cabang PMN Manado, Eka Pradana Wijaya yang menyampaikan bahwa Desa Pulisan yang lokasinya berdekatan dengan KEK Likupang perlu didukung dengan tingkat mutu pendidikan yang baik.

“Hadirnya bantuan berkat kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tekhnologi dan wawasan masyarakat sekitar yang suatu saat bisa mengembangkan potensi wisata desa” ucap Eka.

Dalam upaya mewujudkan peningkatan literasi baca dan mutu pendidikan tersebut tidak akan terwujud apabila tidak terciptanya hubungan yang harmonis dalam sinergitas yang terjalin baik dengan para stakeholder.

“Sesuai dengan tata nilai AKHLAK dari Kementrian BUMN yakni Kolaboratif. Maka 4P ini dalam menghadirkan taman baca ini dapat terwujud,” tukas Basuki.(71)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan