BMKG Prediksi Musim Kemarau Tahun Ini di Sulut Lebih Panjang dan Kering

Ilustrasi suhu panas. Foto: gemini.

KORANMETRO.COM- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau tahun ini di Sulut akan tiba lebih cepat dari biasanya.

Data BMKG mencatat, musim kemarau tahun ini tiba di sekitar awal bulan Juni, seiring berakhirnya musim hujan di April 2026.

Bacaan Lainnya

“Musim kemarau tahun ini lebih maju tiga dasarian karena dampak el nino, sehingga prediksi kami jatuh di bulan Juni,” kata Aris Yunatas, Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Sulawesi Utara, saat ditemui di kantornya, baru-baru ini.

Dijelaskan Aris, awal musim kemarau normalnya tiba di bulan Juli tahun berjalan, namun tahun ini lebih maju dengan adanya el nino fase lemah.

“Kita prediksi hampir semua wilayah Sulut akan menghadapi musim kemarau. Dan musim kemarau tahun ini akan lebih kering dari biasanya karena ada el nino dalam fase lemah,” jelasnya.

Aris bilang, untuk wilayah Sulawesi Utara, sifat curah hujan di musim kemarau secara umum berada di bawah normal.

Kata Aris, periode musim kemarau tahun ini lebih panjang dari tahun-tahun sebelumnya, dengan durasi hingga 5 bulan.

“Puncak musim kemarau di bulan Agustus dengan durasi musim kemarau itu kurang lebih sekitar 3 sampai 5 bulan,” ungkapnya.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan