BMKG Deteksi Dua Gelombang Atmosfer Tropis di Sulut, Waspada Cuaca Ekstrem

KORANMETRO,COM- BMKG mendeteksi fenomena gelombang Kelvin dan Madden-Julian Oscillation (MJO), di wilayah Sulawesi Utara (Sulut)

Dua gelombang atmosfer tropis ini dapat memicu cuaca ekstrem di sejumlah kabupaten-kota, mulai hari ini hingga Rabu lusa (19-21/5/2026).

Bacaan Lainnya

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II Sulut, Muhammad Candra Buana SST, mengatakan gelombang kelvin merupakan gangguan perambatan udara yang bergerak dari barat ke timur.

“Gelombang ini berperan membawa uap air memicu pertumbuhan awan konvektif yang menyebabkan hujan di daerah equator,” ujar Candra, Selasa (19/5/2026).

Dijelaskannya, MJO adalah gelombang atmosfer tropis yang bergerak dari arah Samudra Hindia ke Samudra Pasifik dengan siklus perputaran sekitar 30–60 hari.

“MJO saat ini terpantau aktif di perairan Indonesia menyebabkan terjadi peningkatan pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah termasuk Sulawesi Utara,” jelas Candra.

Kombinasi dari fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi akan mendukung terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kota Manado, Tomohon, Bitung, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolmong, Bolmong Utara, Bolmong Selatan dan Kepulauan Talaud.

BMKG menghimbau masyarakat, pemerintah di kabupaten/kota dan provinsi, agar dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta berkoordinasi dengan instansi terkait sebagai tindakan antisipasi bencana hidrometeorologi.(ian)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan