KORANMETRO.COM- Insan Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) V Suluttenggo Malut Papua, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), pada Senin (17/8/2026).
Rangkaian kegiatan HUT RI diawali dengan upacara bendera yang digelar di Kanwil V, yang berlokasi di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang Manado.
Pemimpin Wilayah Pegadaian V Suluttenggo Malut Papua, Maksum, menjadi inspektur upacara.
Upacara bendera diikuti Insan Pegadaian Kanwil V, para deputi dan jajaran pejabat. Selain di kantor wilayah, upacara digelar di beberapa kantor cabang. Seluruh peserta upacara tampil mengenakan balutan baju adat dan batik Nusantara.
Dalam sambutannya, Maksum, mengatakan tema peringatan HUT ke-81 RI, Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur, bukan sekadar slogan. Di dalamnya terdapat tujuan besar yang menjadi tanggung jawab bersama.
“Berdaulat, berarti Indonesia memiliki kekuatan untuk mengelola potensi dan kekayaan sendiri. Adil, berarti pembangunan dan kesempatan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dan makmur, berarti setiap kemajuan yang kita hasilkan harus mampu meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia,” jelas Maksum.
Kata Maskum, Insan Pegadaian harus berupaya mewujudkan aspek pelayanan yang semakin baik, akses layanan yang semakin luas; pemberdayaan UMKM yang semakin kuat; solusi keuangan digital yang semakin inklusif, serta program TJSL yang semakin merata, bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Ia mengatakan, Indonesia harus mampu membangun ekosistem emas mandiri, yang bertujuan membuat emas tersebut disimpan, dikelola, diperdagangkan, dan memberikan nilai tambah di negeri sendiri.
“Di sinilah Pegadaian memiliki peran, amanah dan tanggung jawab yang juga semakin besar,” ujarnya.
Pegadaian tidak hanya dituntut mampu berbicara mengenai pertumbuhan kinerja Bank Emas, tetapi juga tentang bagaimana perusahaan dapat hadir dan berperan dalam menjaga dan mengoptimalkan aset emas di masyarakat, mendorong literasi dan edukasi emas lintas generasi.
Selain itu memperluas inklusi keuangan berbasis emas, turut aktif membangun ekosistem emas Nasional, dan pada akhirnya meningkatkan kontribusi terhadap kedaulatan ekonomi Indonesia.
Insan Pegadaian diajak untuk membuktikan bahwa Pegadaian tidak hanya mampu bertumbuh sebagai sebuah perusahaan, tetapi juga hadir sebagai salah satu pilar kekuatan bangsa.
Pegadaian hadir mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan dan pembangunan nasional, guna mewujudkan negara Indonesia yang semakin berdaulat, adil, dan makmur.
“Dengan semangat terus Melayani Sepenuh Hati, kita wujudkan cita-cita bersama untuk ‘Mengemaskan’ Indonesia. Dirgahayu ke-81 Indonesia,” kata Maksum di penghujung amanat.
Usai upacara, dilaksanakan seremoni penyerahan SK dan tanda ucapan terima kasih oleh Pemimpin Wilayah kepada insan Pegadaian yang memasuki purna bakti.
Sebagai wujud syukur, dilaksanakan pemotongan tumpeng oleh Pemimpin Wilayah Pegadaian Suluttenggo Malut Papua lalu diserahkan kepada karyawan yang berulang tahun tepat di Hari Proklamasi RI serta kepada Ketua Ikatan Istri Karyawan Pegadaian (IIKP), Gamaria Maksum.(ian)





