KORANMETRO.COM- Bank SulutGo (BSG) terus berkomitmen dalam mendorong budaya menabung dan meningkatkan literasi keuangan warga Sulawesi Utara (Sulut).
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026, yang digelar Kamis (20/8/2026).
Acara strategis yang melibatkan lebih dari 1.000 pelajar dan mahasiswa dari 22 sekolah dan perguruan tinggi se-Sulawesi Utara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.
Turut hadir Direktur Umum Bank SulutGo Joubert Dondokambey, para kepala organisasi perangkat daerah Pemprov Sulut, pimpinan instansi vertikal, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulut, serta jajaran pimpinan dari 16 Industri Jasa Keuangan (IJK) di Sulawesi Utara.
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulutgo, Robert Sianipar, mengungkapkan bahwa literasi keuangan Sulut sebesar 69,98 persen. Angka ini berada di atas nasional yang sebesar 65,43 persen.
Sedangkan indeks inklusi keuangan Sulut sebesar 94,37 persen, juga di atas indeks nasional yang sebesar 75,02 persen.
“Capaian ini menjadi modal berharga bagi pembangunan Sulawesi Utara ke depan,” ujar Robert.
Menurutnya, tantangan bersama adalah menutup gap antara inklusi dan literasi, sebab masih ada masyarakat yang menggunakan jasa keuangan namun belum memahami penuh manfaat serta risikonya.
“Lewat momen Hari Indonesia Menabung yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019, kita fokus menyasar segmen pelajar dan mahasiswa yang populasinya mencapai 31 persen dari total penduduk Indonesia,” ungkap Robert.
Ia menjelaskan, hingga Juni 2026 jumlah rekening tabungan pelajar sudah mencapai 568.965 rekening; dengan nilai nominal sebanyak Rp218,08 miliar.
Kata Robert, OJK dan industri perbankan telah menggelar 119 kali kegiatan edukasi di 12 kabupaten-kota yang menjangkau lebih dari 90.000 peserta.
“Mulailah menabung, Lakukan sekecil apa pun nominalnya, yang terpenting adalah konsistensi dan sebarkan pemahaman keuangan yang benar di lingkungan sekolah, kampus, dan keluarga,” katanya.
Gubernur Sulawesi Utara, dalam arahannya mengingatkan bahwa menabung bukan sekadar menyisihkan uang, melainkan bentuk latihan kedisiplinan dan pembentukan karakter bangsa.
Gubernur bilang, tiga hal utama yang harus senantiasa dijaga untuk masa depan anak-anak adalah kasih sayang, perlindungan, dan masa depan.
“Gantungkan cita-citamu setinggi langit, jangan ragu dan jangan berkecil hati. Pemerintah Provinsi Sulut bersama lembaga keuangan seperti Bank SulutGo akan selalu siap mendampingi mimpi-mimpi kalian menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Yulius.
Sebagai Bank Pembangunan Daerah (Torang pe Bank), Bank SulutGo terus mengoptimalkan penetrasi produk simpanan yang ramah pelajar dan pemuda, seperti Simpanan Pelajar (SimPel) .
Kehadiran Direktur Umum BSG Joubert Dondokambey, bersama jajaran manajemen dalam puncak peringatan HIM & BLK 2026 menjadi wujud nyata komitmen bank dalam mendukung percepatan akses keuangan daerah (TPAKD) serta mencetak generasi muda Sulawesi Utara yang makin cerdas secara finansial.(ian)





