Setetes Darah, Wujud Kasih: Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI Gelar Aksi Donor Darah

Paroki Bunda Teresa Calcutta - GPI bekerjasama dengan PMI menggelar donor darah rutin.

KORANMETRO.COM – Kepedulian terhadap sesama diwujudkan umat Paroki Bunda Teresa Calcutta – Griya Paniki Indah (GPI) melalui aksi donor darah dalam rangka Pesta Pelindung Paroki tahun 2026.

Bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), kegiatan sosial tersebut digelar pada Minggu, 16 Agustus 2026, di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI. Aksi donor darah berlangsung setelah Misa kedua pukul 10.30 WITA hingga selesai Misa ketiga sekitar pukul 13.00 WITA.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 19 umat mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan tersebut dengan mendonorkan darah mereka. Meskipun jumlah pendonor tidak banyak, setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti penting bagi mereka yang membutuhkan.

Aksi donor darah ini juga merupakan bagian dari kegiatan sosial yang secara rutin dilaksanakan PMI di Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI. Momentum Pesta Pelindung tahun ini sekaligus menjadi kesempatan bagi umat untuk menerjemahkan semangat kasih kepada sesama melalui tindakan sederhana yang memiliki manfaat nyata.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang sering dikaitkan dengan spiritualitas pelayanan Santa Teresa dari Calcutta: “Jika Anda tidak dapat melakukan hal-hal besar, lakukan hal-hal kecil dengan cinta yang besar. Jika Anda tidak dapat melakukannya dengan cinta yang besar, lakukan dengan sedikit cinta. Jika Anda tidak bisa melakukannya dengan sedikit cinta, lakukan saja.”

Pastor Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI, Pst. Fransiscus Antonio Runtu, Pr., mengatakan aksi donor darah merupakan salah satu bentuk nyata umat dalam menghidupi spiritualitas pelindung paroki.

“Umat Paroki Bunda Teresa Calcutta – GPI harus melaksanakan spiritualitas pelindungnya yang merupakan orang kudus di jaman sekarang. Bunda Teresa membantu, melayani orang miskin, orang sakit, orang-orang kecil di sekitar,” tutur Pst. Fransiscus Antonio Runtu.

Menurutnya, pelayanan yang dilakukan Bunda Teresa terlihat sederhana, namun memiliki makna yang besar karena lahir dari kasih dan kecintaan kepada sesama manusia.

“Apa yang dilakukan Bunda Teresa hanya sederhana, tetapi sebenarnya merupakan suatu tindakan yang sangat luar biasa mengasihi dan mencintai sesama manusia,” ungkapnya.

Melalui aksi donor darah tersebut, Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI kembali menegaskan bahwa semangat pelayanan tidak selalu harus diwujudkan melalui tindakan besar. Kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk menyumbangkan darah untuk membantu menyelamatkan kehidupan orang lain.(RAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan