Penerimaan Komuni Pertama 75 Anak di Paroki Bunda Teresa GPI, Umat Diajak Menghidupi Iman Lewat Kepedulian kepada Sesama

KORANMETRO.COM – Pesta pelindung Paroki Bunda Teresa Calcutta GPI, dirayakan dalam misa penerimaan komuni pertama untuk 75 anak pada, Sabtu 5 September 2026. Misa dipimpin Pastor Paroki, Pastor Fransiscus Antonio Runtu, Pr didampingi Pastor Neomis, Pastor Valentino Pandelaki, Pr.

Perayaan diikuti oleh umat dari 21 wilayah rohani yang ada. Dalam khotbahnya, Pastor Paroki mengajak untuk terus menghidupi iman melalui kepedulian dan pelayanan kepada sesama.

Bacaan Lainnya

Pesan tersebut kemudian diarahkan pada pentingnya mewujudkan iman melalui kepedulian terhadap orang lain. Pastor mengajak umat meneladani Santa Teresa dari Calcutta, pelindung paroki, dengan menghadirkan perhatian dan bantuan bagi mereka yang membutuhkan.

“Bantuan sekecil apapun sangat berarti bagi yang membutuhkan sesuai teladan Santa Teresa dari Calcutta,” ujar Pastor Angky, sapaan akrabnya.

Menurut Angky, kepedulian kepada sesama tidak harus dimulai dari hal-hal besar. Bantuan sederhana yang diberikan kepada mereka yang membutuhkan tetap memiliki arti dan menjadi bentuk nyata dari iman yang dihidupi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mengajak umat peduli terhadap sesama, Pastor Angky juga mengingatkan tanggung jawab orang tua dan orang tua baptis dalam mendampingi pertumbuhan iman anak. Sejak Sakramen Baptis, orang tua dan orang tua baptis telah dilibatkan dalam janji untuk mendidik anak menurut iman Kristiani.

Tanggung jawab tersebut diwujudkan dengan membiasakan anak menerima komuni, mengantar mereka ke gereja dan mengikuti Misa setiap Minggu. Orang tua juga diminta memberikan teladan iman melalui kehidupan sehari-hari di dalam keluarga.

“Mendidik anak adalah kemuliaan sakramen pernikahan yang hanya bisa diterima dan dirasakan orang tua,” tegas Pastor Angky.

Ekaristi menurut tidak terlepas dari pengorbanan. Kehidupan manusia, termasuk dalam perjalanan iman, tidak selalu berlangsung dalam kenyamanan, tetapi juga menghadirkan pergumulan dan kesesakan.

Selain didampingi orang tua, anak-anak penerima komuni pertama juga didampingi orang tua baptis. Sesudah misa, Pastor Angky dan Pastor Valentino menyerahkan kenangan penerimaan komuni pertama kepada ke-75 anak.(RAR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan