oleh

APBD-P 2018 Manado Prioritas Kebutuhan Publik

-Manado-60 views

 

 

Denny Sondakh

METRO, Manado-Wakil Ketua DPRD kota Manado Danny Sondakh menuturkan, APBD Perubahan 2018 kota Manado menjadi skala prioritas publik. Menurut  Sondakh yang juga Ketua Golkar Manado ini, pihaknya sementara melakukan pembahsan KUA-PPAS APBD Perubahan 2018 sehingga anggaran-anggaran yang diusulkan pihak eksekutif yang dinilai tidak tepat atau bukan skala prioritas akan menjadi bahan pertimbangan Banggar DPRD kota Manado. Dikatakannya, Banggar DPRD sangat ketat melihat anggaran yang diusulkan pihak eksekutif karena ada anggaran yang bukan menjadi skala utama tapi diusulkan. Sondakh mencontohkan anggaran Rp 322 juta yang diusulkan Diknasbud Manado untuk pembelian kaos olahraga dinilai tidak terlalu urgen sehingga banyak aggota Banggar yang menolak hal itu. Dijelasksnnya Banggar lebih cenderung anggaran Rp 322 juta dialihkan untuk dana pembebasan lahan pembangunan sekolah negeri tingkat SMP di kecamatan Singkil.. Karena selama ini katanya kecamatan Singkil belum ada sekolah negeri setingkat SMP. Begitu juga anggaran Rp 500 juta lebih untuk peningkatan kebudayaan dinilai oleh Banggar bukan menjadi skala prioritas bagi masyarakat. Wakil Ketua DPRD kota Manado ini menuturkan, masih banyak anggaran lebih tepat untuk penambahan infrastruktut kota seperti pembangunan jalan serta fasilitas publik lainnya kepada masyarakat. Oleh karena itu, menurut  Sondakh DPRD Manado tidak main-main terhadap pembahassn KUA PPAS Perubahanb terkait anggaran publik tersebut. “Kebutuhan publik menjadi prioritas kami, ” tuturnya. (DN5)