oleh

Sulut Satu-satunya Propinsi yang Tak Jaminkan Warga Ikut JKN

-Politik-45 views

METRO, Manado- Belum diakomodirnya ratusan ribu warga Sulawesi Utara dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditanggung Pemerintah Propinsi, sangat disayangkan oleh Ketua Komisi IV bidang Kesejahteraan Rakyat, James Karinda SH MH.

Hal ini diungkapkan politisi Partai Demokrat itu usai menjalani masa reses II tahun 2018 di Puskesmas Tuminting, Rabu (29/8/2018). 

Karinda menjelaskan dirinya baru saja mendapatkan konfirmasi dari pihak BPJS Manado, dimana Sulut satu-satunya propinsi yang belum menanggung ratusan ribu warganya dalam kepesertaan JKN.

Padahal, tegas Karinda, hal ini wajib karena diinstruksikan Undang-undang dan presiden.

“Untuk itu dalam APBD Perubahan 2018 dan APBD induk 2019 kami akan mendorong agar JKN jadi prioritas. Jika Pemprop melaksanakan amanat UU, maka masyarakat akan tenang saat sakit dan berobat nanti,” tegas ketua Fraksi Partai Demokrat itu.

Saat disinggung apakah hal ini pernah diusulkan atau diingatkan DPRD kepada pemerintah, calon anggota DPR RI ini menyatakan, pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan.

“Namun sayangnya oleh Pemprop belum menjadi prioritas. Saya sendiri geram mencermati sejumlah program yang bukan prioritas bagi masyarakat, justru jadi prioritas bagi pemerintah,” tandas dia. 

Pada reses yang dilaksanakan Karinda di Puskesmas Tuminting, masalah kesehatan terus menjadi pengeluhan. Begitu juga dengan reses di Puskesmas Singkil, masalah JKN Kartu Indonesia Sehat dipertanyakan warga, karena meski telah didata warga tetap harus membayar.

“Kriteria miskin ini yang terus jadi pemasalahan. Karena yang benar-benar miskin malah tidak diakomodir,” tambah Karinda. 

Penulis: Yinthze Lynvia Gunde